05 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Kamu mungkin pernah mengalami situasi ketika perlu membeli atau mengisi token listrik, tapi bingung mencari tahu nomor token listrik milik kamu. Tenang, sekarang tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor PLN atau bertanya ke tetangga.
Artikel ini akan membantu kamu mengenali nomor meteran listrik dengan mudah, baik secara fisik maupun digital. Bahkan, kamu juga bisa langsung mengisi token listrik dengan cepat dan hemat melalui AmarthaLink di aplikasi AmarthaFin.
Nomor token, yang dikenal juga sebagai ID pelanggan, adalah deretan angka unik yang digunakan untuk mengidentifikasi meteran listrik di rumah, apartemen, atau tempat usaha kamu.
Biasanya terdiri dari 11 hingga 12 digit, nomor ini sangat penting karena digunakan dalam berbagai keperluan yang berkaitan dengan layanan listrik prabayar.
Beberapa fungsi utama dari nomor token listrik ini adalah untuk mengisi ulang token listrik, mengecek sisa kWh, melaporkan gangguan ke PLN, hingga mengelola konsumsi listrik secara mandiri. Dengan kata lain, nomor ini adalah identitas utama meteran listrik kamu.
Jika kamu tidak mengetahui atau kehilangan nomor token ini, maka kamu akan kesulitan saat ingin membeli token, apalagi jika kamu sedang buru-buru atau dalam keadaan darurat.
Hal ini bisa sangat merepotkan, terutama bagi kamu yang tinggal di rumah kontrakan, baru pindah tempat tinggal, atau sedang mengelola properti sewaan.
Itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui dan mencatat nomor ini sejak awal. Dengan mengenal nomor token lebih dekat, kamu bisa lebih mudah mengontrol pemakaian listrik dan memastikan semua kebutuhan listrik berjalan tanpa hambatan.
Kalau kamu belum pernah melihat meteran listrik dengan seksama, jangan khawatir. Lokasi nomor token biasanya mudah ditemukan. Berikut adalah beberapa tempat umum di mana nomor ini tertera:
Banyak meteran listrik memiliki stiker yang menampilkan nomor pelanggan PLN. Biasanya tertulis sebagai “IDPEL” atau “Nomor Meter” dengan angka di bawahnya.
Beberapa model meteran digital menampilkan nomor token listrik secara otomatis pada layar, terutama saat awal menyalakan perangkat atau ketika menekan tombol tertentu seperti tombol angka "07" atau "65."
Jika kamu pernah membeli token sebelumnya, coba cek struknya. Biasanya nomor token listrik akan tercetak di bagian atas atau bawah struk sebagai referensi pelanggan.
Dengan melihat lokasi-lokasi tersebut, kamu bisa mencatat nomor token milik kamu dan menyimpannya untuk keperluan selanjutnya. Tapi bagaimana kalau stikernya hilang atau angka di layar tidak muncul?
Pernah mengalami situasi di mana kamu kehilangan struk atau lupa mencatat nomor token? Ini memang menyebalkan, apalagi jika meteran sudah menunjukkan tanda-tanda kehabisan daya.
Sayangnya, tidak semua aplikasi pembelian token, termasuk AmarthaFin, menyediakan fitur untuk mengecek ulang nomor token yang sudah dibeli.
Karena itu, penting bagi kamu untuk menyimpan bukti transaksi dengan baik. Berikut beberapa tips agar nomor token listrik tetap bisa diakses saat dibutuhkan:
Saat membeli token lewat aplikasi seperti AmarthaFin, kamu akan menerima notifikasi atau riwayat pembelian. Segera salin dan simpan nomor token di catatan ponsel atau screenshot bukti pembelian.
Jika aplikasi mengirim bukti transaksi lewat email atau WhatsApp, pastikan pesan tersebut tidak dihapus agar token listrik bisa dicari kembali saat dibutuhkan.
Untuk pembelian yang sudah dilakukan, kamu bisa mengunduh aplikasi resmi PLN Mobile. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan mengecek riwayat pembelian untuk mengetahui nomor token listrik, termasuk 20 digit nomor token yang sudah pernah dimasukkan.
Dengan cara ini, kamu tetap bisa memastikan nomor token tetap aman dan mudah ditemukan saat dibutuhkan. Sebagai informasi tambahan baca juga artikel Cara Cek Token Listrik.
Saat ini, sistem kelistrikan di rumah tangga dibagi menjadi dua jenis, yaitu prabayar dan pascabayar. Penting untuk memahami perbedaan keduanya agar kamu tahu cara mengelola dan mengecek pemakaian listrik dengan tepat.
Sistem prabayar dikenal dengan konsep “bayar dulu, baru pakai.” kamu harus membeli token listrik terlebih dahulu, lalu memasukkan 20 digit angka ke meteran listrik di rumah.
Setelah token dimasukkan, meteran akan langsung menunjukkan sisa kWh yang bisa digunakan. Sistem ini cocok untuk kamu yang ingin lebih mengontrol penggunaan listrik harian dan mencegah pemborosan.
Berbeda dari prabayar, sistem pascabayar memungkinkan kamu menggunakan listrik terlebih dahulu dan membayar di akhir bulan sesuai jumlah pemakaian. kamu tidak perlu memasukkan token karena daya otomatis terus mengalir.
Jenis meteran ini umumnya ditemukan di rumah-rumah lama, apartemen, atau gedung-gedung besar.
Memahami jenis meteran yang kamu gunakan sangat membantu saat melakukan pengecekan, pembayaran, atau saat terjadi kendala teknis. Baik prabayar maupun pascabayar memiliki kelebihan masing-masing, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup kamu.
Jika kamu masih bingung soal cara kerja meteran listrik, kamu bisa baca artikel ini: Apa Itu Meteran Listrik?
Kini, menyimpan dan menggunakan nomor token listrik bukan lagi hal yang ribet. kamu bisa mengeceknya langsung lewat meteran, melihat struk sebelumnya, atau paling mudah lewat aplikasi AmarthaFin melalui riwayat pembayaran.
Setelah tahu nomornya, pengisian token listrik juga bisa dilakukan langsung dari HP kamu dengan cepat, aman, dan banyak promonya!
Setelah mengetahui nomor token listrik, langkah berikutnya adalah mengisi token. Nah, kalau kamu ingin mengisi listrik dengan cara yang praktis, hemat, dan bisa sambil rebahan, aplikasi AmarthaFin adalah solusinya.
1. Transaksi 24 Jam; kamu bisa beli token kapan pun, bahkan tengah malam sekalipun.
2. Proses Kilat; Setelah pembayaran berhasil, token langsung dikirim ke aplikasi dan SMS.
3. Banyak Promo Menarik; AmarthaLink sering menyediakan diskon, cashback, hingga gratis biaya admin untuk pembelian token tertentu.
4. Bisa Simpan Banyak ID; Cocok buat kamu yang punya lebih dari satu meteran listrik, misalnya rumah dan tempat usaha.
1. Masuk ke fitur AmarthaLink di aplikasi AmarthaFin
2. Pilih menu “Token Listrik”
3. Masukkan nomor token listrik atau pilih dari histori
4. Pilih nominal pembelian (Rp20.000 - Rp1.000.000)
5. Selesaikan pembayaran via e-wallet atau transfer bank
6. Token langsung muncul di layar
Gampang banget, kan? kamu juga bisa cek kembali status pembelian atau kirim ulang nomor token listrik jika lupa mencatat.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, pastikan kamu tahu nomor token listrik milikmu sekarang juga dan isi ulangnya dengan cara paling praktis. Download aplikasi AmarthaFin sekarang dan nikmati kemudahan transaksi melalui AmarthaLink.
Tags
08 Mar 2026