25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Menggadaikan sertifikat rumah menjadi salah satu cara saat seseorang membutuhkan uang banyak di kondisi yang mendesak. Ini panduan atau cara menggadaikan sertifikat rumah?
Pasalnya, rumah masih menjadi aset berharga dan kebutuhan primer yang bernilai jual tinggi.
Nilai yang didapatkan dari menggadaikan rumah dibanding aset lainnya sekitar 70-80 persen. Bila Anda ingin menggadaikan sertifikat rumah senilai Rp 2 Miliar, maka uang yang bisa didapatkan sekitar Rp1.4-Rp1.5 Miliar.
Karena nilai dan risikonya yang besar, proses gadai tidaklah mudah, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan secara matang.
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memahami syarat pengajuan kredit dengan jaminan sertifikat rumah yang akan digadaikan, seperti:
Sertifikat rumah harus atas nama pemohon sendiri
Ada akses jalan masuk menuju rumah yang dapat dilewati kendaraan dan merupakan jalan umum
Lokasi rumah tidak berdekatan dengan makam, sungai, dan SUTET.
Pertimbangan lain yang perlu dipikirkan saat ingin mengajukan gadai sertifikat rumah adalah kesanggupan membayar angsuran dan jangka waktu. Umumnya lembaga pembiayaan memberi tenor antara 5-10 tahun.
Dengan mengetahui kesanggupan dalam membayar dan jangka waktu maka kasus non performing loan yang berujung pada penyitaan aset dapat diminimalisir.
Lembaga pembiayaan biasanya akan menganalisa beberapa hal untuk menyetujui atau menolak pengajuan gadai sertifikat rumah yang Anda ajukan.
Analisa tersebut dikenal dengan nama 5C (Capacity, Character, Condition, Capital, dan Collateral). Lebih jelasnya sebagai berikut:
Untuk itu, sebelum menggadaikan sertifikat rumah, Anda dapat mengecek histori BI Checking terlebih dahulu.
Lembaga pembiayaan yang umumnya menerma gadai sertifikat rumah adalah perbankan. Bank biasanya menawarkan bunga rendah dan sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK dan Asuaransi Perusahaan Pembiayaan Indonesia.
Sebelum mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga pembiayaan, pastikan lokasi rumah memenuhi syarat gadai dari lembaga pembiayaan. Berikut beberapa lokasi rumah yang tidak sesuai syarat agunan:
Meskipun menggadaikan sertifikat rumah dapat mencairkan dana yang lebih besar dari yang kita butuhkan, jangan mudah tergiur. Pinjamlah dana sesuai kebutuhan. Pasalnya Anda tetap harus membayar cicilan dan bunganya. Pastikan mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan, tidak kurang dan tidak lebih.
Agar Anda tidak perlu menggadaikan sertifikat rumah untuk keperluan mendesak di kemudian hari, siapkanlah dana darurat mulai dari sekarang. Anda bisa menyiapkan dana darurat dengan menabung atau melakukan investasi.
Kegiatan investasi kini dapat dilakukan dengan modal yang rendah dan ada banyak instrumennya. Yang tengah populer saat ini adalah investasi P2P Lending Amartha.
P2P Lending Amartha menawarkan bagi hasil investasi hingga 15% flat per tahun dengan pembayaran dana pinjaman setiap minggu. Dana yang kamu investasikan akan disalurkan kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan melalui pendampingan dan pelatihan keuangan.
Yuk, siapkan dana daruratmu sekarang!
Tags
02 Mar 2026