- Amartha menggelar Impact Talks, sebuah talkshow yang menghadirkan sosok inspiratif dengan tujuan untuk mengajak publik berkolaborasi membawa perubahan
- Impact Talks Volume 1 mengangkat tema “Perempuan Pembawa Perubahan” dan menghadirkan Najwa Shihab serta sociopreneur Rina Trisnawati dan Wulan Diasari
Jakarta, 28 Maret 2019 - Amartha,
fintech peer to peer (P2P)
lending terpercaya di Indonesia, menggelar acara
talkshow Impact Talks Volume 1 pada Kamis, 28 Maret 2019, bertempat di Amartha
Head Office. Mengusung tema “Perempuan Pembawa Perubahan”,
Impact Talks menghadirkan narasumber para perempuan penggagas perubahan yaitu Najwa Shihab serta duo
sociopreneur Rina Trisnawati dan Wulan Diasari.
“Kami ingin
Impact Talks ini memotivasi masyarakat untuk berkolaborasi melakukan perubahan. Makanya kami hadirkan sosok yang sudah terlebih dulu melakukan perubahan positif bagi masyarakat,” kata Andi Taufan Garuda Putra, Founder dan CEO Amartha.
Taufan menambahkan, “Amartha percaya bahwa inspirasi dapat ditularkan kepada siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Melalui
Impact Talks ini, kami menghadirkan ruang untuk berbagi inspirasi dengan mengundang perempuan-perempuan inspiratif yang telah memberi banyak dampak positif bagi masyarakat. Seratus persen mitra usaha Amartha adalah perempuan, karena kami memahami bahwa pembangunan yang berkesinambungan harus memperhatikan kesetaraan gender”.
Najwa Shihab merupakan jurnalis yang terkenal berani, tajam, dan inspiratif. Najwa merupakan salah satu pionir jurnalis perempuan Indonesia yang berhasil menghadirkan karya-karya jurnalistik yang membawa perubahan. Najwa kini menggagas Narasi TV, media independen yang menghadirkan konten
in-depth, edukatif sekaligus inspiratif.
Pada
Impact Talks Volume 1, selain Najwa Shihab, Amartha juga akan menghadirkan Rina Trisnawati dan Wulan Diasari. Mereka adalah
sociopreneur pendiri Tintin Chips, usaha kue kering asal Bandung yang memberdayakan puluhan ibu-ibu dari anak penyandang disabilitas. Setengah persen dari keuntungan penjualan Tintin Chips disumbangkan untuk terapi bagi anak-anak disabilitas.
“Perubahan berawal dari kesadaran diri dan keberanian untuk memulai, lewat
Impact Talks, saya berharap akan banyak perempuan-perempuan Indonesia yang lebih berani dalam mengambil langkah nyata untuk memajukan kualitas bangsa,” kata Najwa Shihab, sebagai narasumber Impact Talks.
Najwa mengajak untuk perempuan Indonesia untuk berani melakukan perubahan dan percaya diri. Menurut penelitian, 70 persen perempuan tidak berani negoisasi gaji pertama. Sementara, 51 persen pria berani negosiasi gaji pertamanya.
"Hal itu yang membuat seringkali perempuan merasa tidak bisa atau malu-malu menunjukan bahwa dirinya bisa dan berhasil. Perempuan sering secara tidak sadar menganggap dirinya lebih rendah, secara sistematika. Mindset seperti itu yang harus diubah." ucap Najwa.