25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Hari Konsumen Nasional diperingati setiap tanggal 20 April. Sebenarnya, selain Hari Konsumen, Indonesia juga memberikan apresiasi pada pembeli saat Hari Pelanggan Nasional yang umumnya diperingati tanggal 4 September.
Sebagian besar masyarakat mungkin beranggapan jika kedua momen ini sama karena momentnya hampir sama serta merujuk pada pembeli. Namun nyatanya, kedua hari ini sangat berbeda.
Apakah kamu juga beranggapan jika Harkonas dan Harpelnas merupakan moment yang sama? Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kedua peringatan ini berbeda. Berikut beberapa perbedaan yang dimilikinya, antara lain:
Salah satu perbedaan yang terlihat jelas dari Harkonas dan Harpelnas adalah definisi. Hari konsumen Nasional adalah hari yang menandakan awal mula Indonesia melakukan penetapan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999.
Tanggal persisnya ialah 20 April 1999. Perlu diketahui, konsumen merupakan pihak mulai dari perorangan, perusahaan maupun lembaga yang menggunakan produk baik barang maupun jasa.
Pihak yang menggunakan produk meskipun hanya satu kali tetap dikatakan sebagai konsumen. Sedangkan, Hari Pelanggan Nasional merupakan hari yang secara khusus diperingati perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk memperhatikan serta memberi apresiasi pada pelanggan mereka.
Pelanggan sendiri merupakan pihak yang menggunakan produk secara terus menerus. Sedangkan konsumen merupakan pihak yang pernah membeli produk meskipun hanya satu kali. Sehingga, pelanggan bisa disebut sebagai konsumen, namun konsumen belum tentu dapat disebut sebagai pelanggan.
Baca Juga: Stop Boros! 5 Tips Hemat Pengeluaran saat Belanja Online
Selain definisi, tujuan dari Harkonas juga berbeda dengan Harpelnas. Sedangkan tujuan dari adanya peringatan Harkonas ini adalah untuk mendorong pemerintah dalam melaksanakan tugas mengembangkan upaya perlindungan konsumen yang dilakukan di Indonesia.
Selain itu, Harkonas juga memiliki tujuan untuk menempatkan konsumen sebagai sebuah agen perubahan dalam posisinya sebagai penentu kegiatan ekonomi Indonesia.
Tujuan dari Harkonas yang lainnya ialah sebagai upaya untuk menguatkan kesadaran secara massif mengenai pentingnya hak serta kewajiban konsumen dan pendorong meningkatnya daya saing produk.
Sedangkan, Harpelnas menjadi ajang perusahaan atau pelaku usaha akan memberikan perlakuan istimewa pada pelanggan berbeda dengan hari biasa. Sehingga, pelaku usaha akan menggunakan momen Harpelnas sebagai wujud apresiasi pada pelanggan. Sehingga, akan ada penawaran yang lebih istimewa ketika moment ini.
Sehingga, kedua momen ini sudah pasti berbeda, karena tujuan yang dimiliki juga sangat berbeda.
Asal usul yang dimiliki kedua Hari Konsumen Nasional dengan Hari Pelanggan Nasional sangatlah berbeda. Harpelnas sendiri diprakarsai oleh pebisnis sukses yang berasal dari Solo dengan nama Handi Irawan, Handi Irawan adalah pebisnis sukses yang menjadi CEO di lembaga riset pemasaran.
Gagasan Hari Pelanggan Nasional awalnya muncul saat ia kesal melihat kondisi layanan pelanggan yang berada di Indonesia. Ia juga terkenal sebagai pakar kepuasan pelanggan. Gagasan ini kemudian dicetuskan tahun 2003 dan dicanangkan oleh Presiden ke 5 Indonesia.
Sedangkan, Hari Konsumen Nasional 2022 ditetapkan berdasarkan pada Keputusan Presiden akan diadakan setiap tanggal 20 April. Momen tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999.
Meskipun berbeda, namun biasanya ketika Harkonas, tidak sedikit marketplace yang memberikan tawaran diskon yang cukup menggiurkan, termasuk pada Harkonas.
Namun, tidak seharusnya saat Hari Konsumen Nasional kamu berbelanja dengan berlebihan bukan? Kamu tetap harus memikirkan keuangan masa depan. Lakukanlah investasi P2P lending Amartha. Di sini, kamu bisa memperoleh imbal hasil hingga mencapai 15% flat per tahun. Yuk, mulai investasi di Amartha.