25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Masyarakat sudah diperbolehkan menggelar resepsi pernikahan pada sejumlah wilayah di Indonesia selama masa pandemi. Hal itu diperbolehkan dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat.
Para calon pengantin yang menikah di masa pandemi, diharapkan bisa mematuhi peraturan itu. Ketika hendak melangsungkan acara resepsi pernikahan, acara Anda dapat tetap berjalan meskipun lebih sederhana.
Menikah di masa pandemi pun memberikan efek yang mengejutkan, yaitu dapat menghemat biaya pernikahan.
Ada beberapa tips yang harus dilakukan supaya lebih aman, adapun tips tersebut di antaranya yaitu:
Pengeluaran bisa jauh lebih hemat dengan memilih undangan berbentuk digital untuk tamu saat musim pandemi seperti saat ini. Di balik itu semua, Anda pun lebih dimudahkan karena tidak perlu repot menemui banyak orang secara langsung dalam rangka menyerahkan undangannya.
Anda cukup mengirimkannya melalui pesan instan berupa broadcasting messages, grup, dan sebagainya. Bahkan bisa diunggah ke sosial media, kemudian memberikan pengumuman di sana. Jangan lupa menyertakan keterangan yang memuat aturan protokol kesehatan di undangan digital.
Memilih Pasangan Adalah Investasi Jangka Panjang
Hindari untuk membuat atau ikut berkerumun dalam jumlah orang banyak. Hal itu perlu dihindari karena dinilai dapat menjadi penyebab virus Corona mudah tertular kepada orang lain. Anda harus membatasi jumlah tamu, meskipun ingin resepsi ramai atas kehadiran para tamu undangan.
Hal tersebut sangat penting untuk diperhatikan demi mencegah penyebaran virus. Anda dapat mencoba cara membagi sesi yang akan hadir, misalnya seperti sesi pagi atau siang hari.
Hal yang sangat penting di dalam acara resepsi pernikahan yaitu Anda bisa tetap mengikuti dan patuh akan aturan tentang protokol kesehatan dengan baik. Selain tamu diwajibkan memakai masker, Anda juga perlu menyiapkan tempat duduk aman, supaya tamu lebih gampang menjaga jarak.
Anda juga sebaiknya jangan lupa menyiapkan beberapa sarana untuk cuci tangan. Sarana tersebut misalnya seperti sabun serta air mengalir, atau hand sanitizer. Apabila sudah memperhatikan aturan para tamu, Anda dan pasangan juga sebaiknya memakai sarung tangan dan masker.
Anda juga perlu memperhatikan pengaturan tentang cara penyajian makanan dengan baik, karena hal itu tidak kalah penting demi keamanan bersama.
Meskipun terlihat sepele, namun cara ini jangan sampai diremehkan. Apalagi Anda tidak dianjurkan untuk menyajikan makanan secara prasmanan.
Ketika Anda tidak mempunyai alternatif cara penyajian makanan, sebaiknya memilih sistem plated meals yang terkesan lebih elegan. Namun apabila tetap ingin memakai sistem prasmanan, pastikan bahwa setiap makanan terdapat petugas dilengkapi dengan masker, sarung tangan, serta face shield.
Sebaiknya tradisi bersalaman dengan kedua pengantin ditiadakan, untuk meminimalisir kontak fisik saat pandemi. Gunakan saja saya bersalaman dengan cara mengatupkan kedua tangan diletakkan di depan dada sebagai gantinya. Hal itu tentunya jauh lebih aman bagi pengantin dan para tamunya.
Pernikahan adalah salah satu kegiatan sakral dalam masyarakat. Maka dari itu perlu diperhitungkan dengan baik-baik, dari segi kesiapan calon pengantin hingga biaya pernikahan.
Biaya pernikahan sebetulnya adalah opsi masing-masing orang sehingga nominalnya bisa berbeda-beda setiap orang. Bagi pasangan yang menikah dengan sistem adat, tentu bisa saja memiliki nominal yang cukup besar.
Lalu, bagaimana cara mengumpulkan biaya pernikahan? Tentunya ada banyak cara, salah satunya adalah dengan melakukan investasi.
Investasi kini ada banyak jenisnya seperti berinvestasi di Peer to Peer (P2P) Lending Amartha.
Amartha merupakan perusahaan investasi di Indonesia yang menghubungkan investor kepada para perempuan pengusaha mikro di pedesaan yang tidak terjangkau lembaga keuangan konvensional.
Dengan mendanai di Amartha, Anda bisa mendapatkan keuntungan sampai 15% flat per tahun. Selain itu juga turut memberikan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata di Indonesia. Pasalnya, mitra Amartha tidak hanya mendapatkan modal kerja dari pendanaan Anda tetapi juga mendapatkan pendampingan usaha dan pelatihan keuangan agar usahanya bisa mandiri dan sejahtera.
Tertarik mendanai di Amartha? Yuk daftar sekarang!
Tags
02 Mar 2026