25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Profesi beautypreneur belakangan mulai dilirik milenial karena dianggap cukup menjanjikan. Seseorang yang ingin menjadi beautypreneur bisa memulainya dengan membangun produk dengan merek mereka sendiri. Dengan begitu, beautypreneur pun bisa langsung membuat private label. Bahkan peluang untuk menandingi merek lokal yang sudah ada sebelumnya juga bisa.
Beautypreneur sendiri merupakan orang-orang yang mempunyai usaha di dunia kecantikan, namun juga sebagai seniman di balik penampilannya yang glam dan dijadikan barometer banyak orang. Selain menawarkan jasa dan produk kecantikan, mereka juga menciptakan tren-tren baru yang biasanya digandrungi beauty enthusiast di Indonesia.
Tak hanya beautypreneur dari kalangan biasa, para selebriti juga tak mau kalah. Banyak selebriti yang menjadi beautypreneu dengan memiliki label kosmetik sendiri. Sebut saja misalnya Shandy Aulia, Bunga Zainal, Ashanty, dan Ria Ricis.
Meski demikian, nama besar selebriti juga tidak menjamin seseorang bakal sukses menjadi beautypreneur. Lantas, apa saja ya syarat untuk bisa sukses sebagai seorang beautypreneur? Berikut ini adalah 5 hal yang diperlukan!
1. Modal Awal
Modal awal untuk menjadi beautypreneur adalah dengan memiliki label kosmetik sendiri. Hal ini bisa dimulai dengan modal awal sekitar 50 juta Rupiah. Modal tersebut bisa digunakan untuk memproduksi serangkaian kosmetik seperti serum atau body lotion.
2. Mengurus Perizinan
Pada umumnya, langkah ini dimulai dengan mendaftarkan label dan development formula sampai disetujui lewat uji klinis. Jika setelah 1-3 bulan dinyatakan memenuhi syarat, barulah didaftarkan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Langkah-langkah ini biasanya memakan waktu hingga 4 bulan.
3. Mengurus Hak Cipta
Selanjutnya, kamu bisa memulai usaha dengan menggunakan brand sendiri yang terdaftar di HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dan telah dinotifikasi BPOM. Dengan demikian, beautypreneur juga dapat berbangga dengan produk yang dipasarkannya.
4. Mengurus Packaging
Packaging yang menarik akan tentunya akan lebih menarik konsumen. Ada baiknya packaging didesain dan dibuat dengan model yang kekinian atau mengikuti zaman.
5. Kejujuran
Beautypreneur yang bijaksana adalah mereka yang jujur dalam memberikan review. Kejujuran ini bisa berbuntut positif untuk para konsumen yang nantinya tak hanya akan jadi cantik, tetapi juga bisa menggunakan produk yang aman sesuai janji.
Nah, itulah 5 hal yang diperlukan supaya bisa menjadi beautypreneur sukses. Selamat mencobanya ya!
Tags
25 Feb 2026