25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Tidak jauh berbeda dari hari-hari besar keagamaan pada umumnya, hari raya Imlek menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga. Pada momen kebersamaan tersebut, ada beberapa menu makanan khas imlek yang tidak boleh dilewatkan.
Kemeriahan Imlek tak hanya terlihat lewat pernak-pernik dan ikon warna merah yang ikonik, tapi juga makanan khas Imlek yang menggiurkan. Acara makan malam bersama keluarga yang dilakukan jelang Tahun Baru Imlek menjadi salah satu tradisi yang dianggap penting dalam masyarakat Tionghoa.
Bagi kamu yang merayakannya, sudahkah menyiapkan makanan khas Imlek untuk dihidangkan? Berikut beberapa rekomendasi makanan khas Imlek yang enak dan penuh makna!

Sudah pernah merasakan kue keranjang yang manis ini? Makanan khas Imlek ini nyatanya punya peranan penting saat Hari Raya, lho.
Nian gao atau kue keranjang, memiliki makna atau arti dari tahun yang lebih sejahtera. Untuk itu, selain ada di jamuan makan saat Tahun Baru Cina, kue yang satu ini juga selalu ada saat sembahyang.
Menariknya, kue keranjang biasanya disusun secara rapi di atas mangkok berwarna merah atau juga biasanya disajikan di tampah yang besar. Menyajikan kue keranjang di atas mangkok maupun tampah, menandakan bahwa tuan rumah siap menyongsong kesejahteraan, dapat memiliki kehidupan yang manis dan menanjak di masa depan.

Sama seperti kue keranjang, lapis legit juga menjadi kue yang punya makna khusus. Kue yang satu ini biasanya disajikan di Tahun Baru Cina agar tahun baru ini bisa memberikan rezeki yang berlipat.
Filosofi dari kue lapis legit sesuai dengan bentuknya yang berlapis-lapis. Bagi keluarga Tionghoa, kue tersebut bisa membawa keberuntungan berlapis untuk keluarga.

Imlek adalah hari besar yang syarat dengan makanan-makanan khas. Ada dua makanan berjenis manisan yang tak kalah populer saat perayaan tersebut berlangsung. Manisan tersebut yaitu manisan bola beras dan manisan persegi delapan.
Manisan bola beras pada perayaan Imlek berbentuk bulat dan rasanya manis. Sedangkan manisan persegi delapan biasanya ditempatkan pada tempat persegi dan memiliki delapan varian kue yang berbeda. Manisan persegi delapan populer juga dengan sebutan prosperity box atau “tray of happines”
Baca Juga: Sejarah Nama Barongsai

Bagi pecinta kuliner mungkin sudah tahu jika bebek panggang atau bebek peking saat perayaan Imlek selalu dinantikan sebagai makanan khas Imlek. Bebek panggang biasanya identik dengan opera Beijing yang menjadi dua hal yang dibanggakan oleh orang Tionghoa.
Biasanya saat Imlek, bebek panggang ini disajikan dalam keadaan utuh dan disantap keluarga secara bersama-sama dengan makna filosofi yang menggambarkan agar keluarga tetap bersama, tetap utuh dan bahagia. Makanan ini juga merupakan simbol yang memiliki arti kesetiaan dan ketaatan. Makanan ini diklaim berasal dari Guangdong dan dikenal sebagai makanan para raja dan aristokrasi.

Makanan yang satu ini mungkin kurang familiar bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Yu Sheng merupakan makanan berupa salad campuran dari ikan, mie, buah, dan sayuran. Makanan yang satu ini juga memiliki makna keberuntungan dan pengharapan saat dihidangkan pada perayaan Tahun Baru Cina.
Cara memakan Yu Sheng pun terbilang unik. Semua anggota keluarga yang akan memakannya harus memegang sumpit terlebih dahulu lalu menunggu aba-ba. Setelah hitungan ketiga, Yu Sheng kemudian diaduk bersama-sama dan yang terpenting kamu harus mengangkat yu sheng tinggi-tinggi. Semakin tinggi mengangkat sayur maka harapan kamu akan terkabul dan keberuntunganmu akan berlipat-lipat di tahun baru.

Tak ketinggalan menjelang Imlek, jeruk santang atau jeruk mandarin pun banyak ditemukan di minimarket maupun supermarket. Hal ini dikarenakan jeruk mandarin merupakan makanan wajib untuk rakyat Tionghoa di hari raya.
Jeruk mandarin ini melambangkan rezeki yang berlimpah untuk masyarakat Tionghoa. Jeruk yang disajikan biasanya masih memiliki tangkai dan juga daun yang melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran.
Ada banyak sekali bukan makanan khas perayaan Tahun Baru Imlek? Selain menggiurkan, ternyata makanan-makanan tersebut memiliki makna yang filosofi yang penuh dengan harapan. Selain makanan, tentu kamu tak lupa untuk menyiapkan angpao untuk sanak saudara.
Sebagai persiapan untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang dinantikan, kamu bisa mulai dengan mendapatkan income tambahan dari investasi di Amartha. Mulai dari Rp 100.000 aja, kamu bisa mendapatkan keuntungan bagi hasil hingga 15% flat per tahun, lho!
02 Mar 2026