05 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Memasuki usia 20-an, biasanya anak muda mulai dilanda banyak kegelisahan dalam hidupnya. Hal ini biasanya digambarkan dengan istilah quarter life crisis atau QLC. Sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadari apa itu quarter life crisis.
Umumnya, krisis ini sudah sangat lumrah terjadi. Bahkan, dalam sebuah sumber disebutkan sebanyak 705 dewasa muda pernah mengalami hal ini. Apakah yang kamu alami sekarang adalah quarter life crisis? Mari kenali lebih lanjut melalui informasi berikut.
Quarter life crisis secara Bahasa Indonesia artinya krisis seperempat abad. Namun, arti quarter life crisis itu sendiri yaitu periode keraguan dan kebingungan yang dialami individu berusia 18-30 tahun.
Fase ini ditandai dengan perasaan tidak yakin akan tujuan hidup, karier, hubungan, dan masa depan. Serta sering kali disertai kecemasan, depresi, dan rasa terbebani oleh ekspektasi sosial.
Umumnya, seseorang yang mengalami fase quarter life crisis ini akan mencemaskan banyak hal. Mulai dari kehidupan sosial, karir, percintaan, dan hal lainnya. Hal inilah yang membuat seseorang yang sedang dalam fase ini merasa tidak mempunyai tujuan hidup yang jelas.
Setelah mengenali apa itu quarter life crisis, sebaiknya kamu juga mengenali ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri dari quarter life crisis yaitu sebagai berikut:
Orang yang mengalami quarter life crisis mungkin mulai mempertanyakan tujuan hidup mereka. Mereka mungkin merasa tidak yakin dengan pilihan karir mereka, hubungan mereka, atau nilai-nilai mereka. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan dan frustasi.
Meskipun memiliki banyak hal yang patut disyukuri, orang yang mengalami quarter life crisis mungkin merasa sulit untuk bahagia. Mereka mungkin merasa tidak puas dengan pekerjaan mereka, hubungan mereka, atau kehidupan mereka secara umum.
Melihat pencapaian teman-teman orang lain di media sosial dapat memperburuk perasaan tidak bahagia dan iri. Orang yang mengalami quarter life crisis mungkin mulai membandingkan diri mereka dengan orang lain dan merasa seperti tertinggal oleh mereka.
Orang yang mengalami quarter life crisis mungkin begitu fokus pada pekerjaan dan tanggung jawab mereka sehingga mereka lupa untuk bersenang-senang. Mereka mungkin merasa lelah dan stres sepanjang waktu.
Baca Juga: Memasuki Quarter Life Crisis, Ini Cara Atur Keuangan yang Tepat
Lingkungan pertemanan seseorang dapat berubah saat mereka memasuki usia dewasa. Orang yang mengalami apa itu quarter life crisis mungkin merasa kehilangan teman-teman dekat mereka karena mereka semua memiliki kesibukan yang berbeda.
Orang yang mengalami quarter life crisis biasanya akan merasa kurang termotivasi untuk melakukan apapun. Mereka mungkin merasa lelah dan tidak berenergi untuk beraktivitas, sekalipun mengerjakan hobi yang menyenangkan. Kamu cenderung berusaha menyelesaikan masalah sendiri dan menganggap orang sekitar tidak dapat membantu sama sekali.
Orang yang mengalami apa itu quarter life crisis biasanya akan membeli barang-barang mahal agar diakui oleh orang sekitarnya. Padahal, hal ini belum tentu terjadi. Kamu akan terus membeli barang-barang branded untuk menunjukkan kesuksesanmu.
Kamu akan menunjukkannya pada teman atau orang tua dengan bangganya. Padahal isi dompetmu menjerit karena kenyataannya kamu terlalu memaksakan diri untuk membeli barang-barang tersebut.
Dari penjelasan di atas bisa diketahui bahwa quarter life crisis artinya sebagai sebuah kondisi ketika seseorang dipenuhi ketidakpastian, pertanyaan, dan mencari jati diri. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami quarter life crisis, yaitu:
Meskipun fase ini umum dialami oleh kaum dewasa muda, kamu harus tetap harus mengatasinya dengan benar agar bisa melalui masa ini dengan baik. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi apa itu quarter life crisis, di antaranya:
Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang unik. Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan memicu kecemburuan dan rasa rendah diri. Fokuslah pada pencapaian dan kemajuan diri sendiri, dan rayakan setiap langkah kecil yang kamu capai.
Luangkan waktu untuk mengeksplorasi minat dan bakat yang kamu miliki. Apa yang membuat kamu bersemangat? Apa yang kamu sukai? Jangan sampai terjebak oleh tuntutan orang lain untuk melakukan berbagai hal yang tidak menjadi minatmu.
Tetapkan tujuan yang realistis dan terukur untuk diri sendiri. Buatlah rencana untuk mencapai tujuan tersebut, dan mulailah mengambil langkah kecil untuk mewujudkannya. Konsistensi dan disiplin adalah kunci untuk mencapai kesuksesan.
Kelilingi diri kamu dengan orang-orang yang positif dan suportif. Bergabunglah dengan komunitas yang memiliki minat yang sama, atau carilah seseorang yang dapat membantumu dalam melalui masa yang sulit ini.
Berhentilah mencari alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Beranikan diri untuk mengambil risiko dan keluar dari zona nyaman. Kegagalan adalah bagian dari proses belajar dan dapat mengantarkan kamu pada kesuksesan yang lebih besar.
Hubungan yang tidak sehat dapat menguras energi dan kebahagiaanmu. Oleh karena itu, jauhkan diri dari orang-orang yang membawa pengaruh negatif dalam hidup. Perlu diingat bahwa tidak semua hubungan harus dijaga. Terlebih bila hubungan tersebut memang tidak sehat dan dapat mengganggu kebahagiaanmu.
Cara berikutnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi quarter life crisis yaitu tetaplah produktif. Usahakan agar tetap aktif dan terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat. Menyibukkan diri dengan hal-hal positif dapat membantumu mengalihkan pikiran dari kecemasan dan keraguan diri.
Ada banyak manfaat yang akan kamu dapatkan dengan menjadi produktif, yaitu pekerjaan lebih cepat selesai dan kamu akan mendapat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sering menghantui.
Di masa quarter life crisis, mengikuti semua keinginan itu memang serasa tidak ada habisnya. Bahkan mungkin saja diantara kita ada yang merasa cemas dan gelisah bila tidak dapat mendapatkan yang diinginkan karena masalah finansial yang dialami. Ingatlah jika semua dampak ini akan berpengaruh di masa depan.
Nah, kamu tidak perlu khawatir akan kegelisahan yang dialami di fase quarter life crisis ini jika dapat membuat kegiatan perencanaan keuangan yang baik. Memiliki rencana keuangan, sama halnya menyiapkan kebutuhan di masa depan tanpa khawatir kekurangan atau kehabisan uang.
Untuk merencanakan keuangan, kamu bisa memulai dengan membagi pemasukan kamu ke dalam beberapa bagian kepentingan. Misalnya saja, kamu bisa sisihkan 10 hingga 30% untuk mengisi tabungan, berinvestasi, dan juga menyiapkan dana darurat setelah kebutuhan pokok terpenuhi.
Mengatasi apa itu quarter life crisis membutuhkan waktu dan usaha. Terimalah bahwa kamu tidak sendirian dalam proses ini. Percayalah pada diri sendiri dan cobalah hal baru seperti mulai melakukan investasi di Amartha, microfinance marketplace. Dari hasil pendanaan yang kamu lakukan secara rutin mulai dari Rp100.000 aja, kamu bisa mendapatkan imbal hasil 15% flat per tahun!
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
08 Mar 2026