25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Hubungan kesehatan mental dan kondisi finansial sangatlah erat. Kondisi finansial mempengaruhi kesehatan mental seseorang, begitu juga sebaliknya. Memang ada anggapan bahwa tidak semua hal bisa dibeli dengan uang. Atau kebahagiaan tidak semata berurusan dengan materi. Namun faktanya kondisi keuangan mempengaruhi kesejahteraan dan kondisi mental seseorang.
Di saat kamu berada dalam kondisi ekonomi yang tidak aman, harus berjuang secara finansial, wajar jika rasa takut dan stress muncul. Tekanan finansial ini membuat kamu stress dan akhirnya mempengaruhi kesehatan tubuh, pikiran, dan kehidupan sosial.
Data dari money and mental health menunjukkan bahwa 46% orang yang memiliki masalah hutang juga mempunyai permasalahan pada kesehatan mentalnya. 5.500 orang di Inggris yang mengalami gangguan mental menyebutkan bahwa kondisi finansial semakin memperburuk kesehatan mental mereka.
Dilansir dari mind.org.uk ada beberapa hal yang membuat kesehatan mental mempengaruhi cara kamu mengelola keuangan. Di antaranya yaitu:
Selain kesehatan mental mempengaruhi cara mengelola keuangan, kondisi sebaliknya juga bisa terjadi. Di mana masalah keuangan atau kondisi stress finansial bisa memperburuk kesehatan mental. Hal-hal yang mungkin terjadi yaitu:
Baca Juga: Ini Pentingnya Jaga Kesehatan Finansial dan Caranya!
Tidak peduli seberat apapun situasi yang kamu hadapi saat ini, selalu ada jalan keluarnya. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, untuk menjaga hubungan kesehatan mental dan kondisi finansial :
Ketika kamu menghadapi masalah keuangan kamu mungkin cenderung menutup diri dan tidak ingin bercerita ke siapapun. Karena masalah keuangan adalah sesuatu hal yang pribadi dan kamu menganggap tabu untuk membicarakannya secara terbuka.
Padahal kamu bisa bercerita kepada orang yang kamu percaya. Ceritakan masalah yang kamu hadapi, agar pikiran jadi lebih ringan. Atau temui profesional yang berpengalaman dalam bidang personal finance, untuk mendapatkan saran mengelola keuangan.
Mau tidak mau, suka tidak suka, kamu harus terbiasa membuat perencanaan keuangan pribadi. Susur kemana pengeluaranmu selama ini, apakah uang yang kamu keluarkan setiap bulan seimbang dengan pendapatan.
Atau malah melebihi penghasilan. Buat budgeting dan tentukan mana saja yang jadi prioritas. Selain itu sisihkan penghasilan untuk tabungan atau investasi agar menghasilkan.
Sambil mulai menata perencanaan keuangan agar lebih rapi dan stabil, kamu juga harus mulai kelola stress. Supaya pikiran lebih tenang dan memberikan dampak baik pada kesehatan finansial. Caranya dengan menjaga pola tidur, olahraga rutin, meditasi, makan makanan sehat, berbagi, dan masih banyak cara lain yang mampu mengatasi stress.
Hubungan kesehatan mental dan kondisi finansial tidak bisa dipisahkan. Satu sama lain saling mempengaruhi. Selama kamu bisa menjaga kesehatan finansial, kesehatan mental kamu juga akan dalam kondisi baik. Begitu juga sebaliknya, kondisi mental yang sehat akan menunjang produktivitas dan membuat kondisi finansialmu semakin baik.
Salah satu cara menjaga kondisi finansial tetap sehat adalah dengan memastikan bahwa flow keuangan cukup baik. Misalnya dengan mendapatkan passive income dengan melakukan pendanaan di Amartha.
Kamu bisa mulai melakukan pendanaan dari modal kecil Rp100.000 dengan imbal hasil hingga 15% flat per tahun.
Selain memiliki pendapatan pasif mingguan, dengan menjadi lender di Amartha, kamu juga ikut berkontribusi mengembangkan UMKM di 35.000 desa di Indonesia, lho. Yuk, sama-sama kita hadirkan kesehatan finansial, dengan mendanai di Amartha!
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
02 Mar 2026