25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...
07 Jul 2023 • 3 min read

Dulu bila terlalu sering bermain game, orangtua kita pasti akan marah-marah dan mengatakan bahwa main game hanya membuang-buang waktu saja. Namun kini, bermain game justru menjadi salah satu profesi dengan penghasilan yang menjanjikan. Profesi tersebut adalah atlet esport.
Lebih jelasnya, esport merupakan sebuah kompetisi game yang sudah ada sejak tahun 1972. Melansir cnbcindonesia.com, di tahun 90-an, kompetisi game berkembang menjadi kompetisi online seiring berkembangnya teknologi internet di Amerika Serikat. Ada juga organisasi yang punya visi untuk menjadikan kompetisi game menjadi sebuah industri esport.
Di tahun 2000-an, esport berkembang pesat dan diterima di Eropa, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Pada tahun 2018 lalu pun, esport menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games.
Dukungan terhadap esport di Indonesia sendiri nampak pada adanya organisasi khusus yaitu IeSPA dan sederet turnamen besar yang pernah diadakan seperti Dota 2 Minor (2018) serta AOV Star League (2018-2019).
Lalu, berapa gaji atlet esport profesional di Indonesia?
Mengutip Gamebrott.com, Indonesia memiliki atlet esport profesional dengan gaji tertinggi pada tahun 2018 lalu. Mereka adalah:
Kevin Susanto
Atlet dengan nama pemilik akun xccurate ini tergabung dalam BTR Gaming untung karir esport internasional. Kevin mendapatkan bayaran sebesar USD 59.961 atau sebesar 840 Juta Rupiah pada saat itu. Pria kelahiran 18 Februari 1998 ini memulai karirnya sebagai atlet esport dari hobi bermain Counter Strike. Salah satu pencapaian Kevin adalah berhasil memenangi turnamen besar seperti FACEIT Major: London 2018
Hansel Ferdinand
Pemilik akun dengan nama BnTeT merupakan atlet esport profesional khusus pada game Counter Strike Global Offensive. Hansel mendapatkan bayaran sebesar USD 57.161 atau setara dengan 800 juta rupiah. Hansel bisa dibilang sebagai pemain veteran Indonesia. Pasalnya ia memiliki kiprah bermain esport sejak tahun 2013. Dengan jam terbang yang tinggi, Hansel di rekrut oleh TyLoo, tim papan atas Tiongkok untuk game Counter Strike.
Melihat dari bayaran yang didapatkan, pasti menggiurkan bukan? Nah untuk kamu yang penasaran gimana caranya menjadi atlet esport, simak tips di bawah ini:
Supaya bisa merdeka finansial dari profesi esport ini, tentunya kamu harus banyak berlatih dan mungkin butuh waktu tapi semua itu gak masalah karena kamu menjalaninya karena sesuai minat, bukan? Yang terpenting #KitaJanganMenyerah dan tetap mengatur keuangan. Semoga bermanfaat!
Tags
25 Feb 2026