25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Memiliki lahan yang terbatas tidak lantas membuat kamu harus mengubur impian untuk memiliki kebun sayur yang subur. Dengan teknik budikdamber, kamu bahkan bisa sekaligus memelihara ikan untuk dikonsumsi.
Sistem kerjanya mirip dengan sistem akuaponik (polikultur ikan dan sayuran), tetapi lebih hemat biaya, hemat air, tidak menggunakan bahan kimia, dan perawatannya juga cukup mudah. Penasaran dengan teknik budidaya dalam ember? Simak ulasannya berikut ini.
Perlu diketahui, tidak semua jenis tanaman dan ikan bisa dibudidayakan dengan menggunakan ember. Agar tidak salah pilih, perhatikan jenis ikan dan tanaman di bawah ini yang cocok untuk dipelihara di dalam ember.
Untuk jenis ikan yang bagus dan cocok dibudidayakan adalah dari jenis yang tahan dengan oksigen rendah. Contohnya adalah ikan patin, lele, gurame, gabus, dan betok. Dari kelima ikan tersebut, budikdamber ikan lele menjadi favorit para pemula ketika belajar teknik budidaya dalam ember.
Sedangkan pemilihan jenis tanamannya harus disesuaikan dengan media yang digunakan, yaitu:
Beberapa peralatan yang harus disiapkan dalam membuat budikdamber adalah :
Baca Juga: Sering Jadi Guyonan, Ternyata Budidaya Lele Jadi Bisnis Yang Menguntungkan

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu juga harus memperhatikan proses pemeliharaan budikdamber ini, yaitu dengan cara:
Masa panen merupakan waktu yang sangat dinanti karena bisa mengambil manfaat budikdamber setelah sekian lama memelihara ikan dan sayuran di dalam ember. Untuk masa panen ini tentunya menyesuaikan dengan jenis yang dipelihara.
Pada sayuran jenis kangkung misalnya, dihitung dari sejak tanam hingga ke masa panen hanya membutuhkan waktu sekitar 14 hingga 21 hari. Kamu bisa memotong dan menyisakan bagian bawahnya agar tumbuh kembali. Untuk masa panen kedua dan selanjutnya, masa panennya hanya berjarak sekitar 10-14 hari.
Untuk panen ikan dalam ember, biasanya sekitar 2 bulan sekali, tergantung dari jenis ikan, benih yang dibeli, dan jenis pakan yang diberikan. Cara panennya bisa dengan dikuras atau dengan menggunakan serok.
Itulah cara budidaya ikan dan tanaman di dalam ember yang bisa kamu terapkan, terutama bagi yang memiliki lahan sempit. Selain bisa menyalurkan hobi, kamu juga bisa mendapat manfaatnya saat panen tiba yaitu mendapat sayuran segar bebas pestisida dan ikan yang terjamin kebersihannya.
Hasil panen budikdamber tersebut juga bisa dijadikan modal untuk berinvestasi di P2P lending Amartha. Di samping mendapatkan profit hingga 15 flat per tahun, kamu juga ikut serta dalam memberdayakan perempuan pelaku usaha mikro di pedesaan. Yuk, daftar investasi di Amartha sekarang!
02 Mar 2026