25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pengertian masker scuba dan buff adalah masker kain yang terlalu tipis dan hanya berlapis satu. Hal ini dikhawatirkan tidak dapat menyaring droplet penyebab Covid-19.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), standar masker kain yang efektif untuk mencegah virus corona adalah tiga lapis. Di mana lapisan terdalamnya menggunakan bahan hidrofilik seperti katun atau campuran katun. Lapisan tengahnya terbuat dari bahan hidrofobik dari bahan tenun sintesis yang bertujuan untuk melakukan filtrasi dan menahan droplet. Dan lapisan terluar terbuat dari bahan hidrofobik seperti polipropilen atau poliester.
Maka dari itu, Badan Standarisasi Nasional (BSN) baru-baru ini mengeluarkan spesifikasi masker kain ber-SNI yang terbagi menjadi tiga tipe berdasarkan penggunaannya, yaitu tipe A untuk penggunaan umum, tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri, dan tipe C untuk penggunaan filtrasi partikel.
Spesifikasi dalam penggunaan masker tersebut tertuang dalam Standar Nasional Indonesia 8914:2020 Tekstil - Masker dari kain dengan penetapan berdasarkan Keputusan Kepala BSN Nomor 408/KEP/9/2020.
Melansir kompas.com, perumusan SNI masker kain ini ditujukan untuk menjaga kualitas dan melindungi masyarakat secara optimal dari penularan wabah Covid-19. Hal ini mengingat terbatasnya masker medis.
Berikut kriteria dari tiga masker ber-SNI:
Tipe A:
Tipe B
Tipe C
Sumber Foto: VAZnews.com
Tags
25 Feb 2026