25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Sedentary lifestyle adalah istilah yang baru-baru ini populer di kalangan masyarakat. Istilah ini semakin sering diperbincangkan ketika pandemi Covid-19 melanda. Namun, apa kamu tahu arti sedentary lifestyle?
Jika kamu belum tahu, kamu bisa menyimak ulasan di bawah ini. Selain dari arti istilah tersebut, kamu juga akan tahu apa sih penyebab serta dampak dari sedentary lifestyle ini sehingga kamu bisa menghindarinya!
Secara teknis, pengertian dari arti sedentary lifestyle adalah semua aktivitas yang kita lakukan di luar waktu tidur namun aktivitas tersebut cuma mengeluarkan kalori yang sedikit.
Contohnya bermain game, nonton TV, bekerja menggunakan komputer, dan kegiatan lain yang minim pergerakan. Intinya, sedentary lifestyle adalah aktivitas yang membuat kamu sedikit bergerak.
Seperti yang sudah disinggung di atas, sedentary lifestyle ini semakin berkembang saat pandemi Covid-19 melanda dan ketika pemerintah meminta masyarakat untuk tetap di rumah. Nah, itulah yang membuat orang jarang bergerak dan mengembangkan gaya hidup ini!
Namun, tidak semua orang mengembangkan gaya hidup sedentary karena nyatanya masih ada orang yang bisa hidup sehat dan banyak bergerak. Lalu apa penyebab sebenarnya dari gaya hidup ini?
Setelah mengetahui arti sedentary lifestyle, selanjutnya kamu harus mengetahui penyebabnya. Ada beragam pemicu sedentary lifestyle yang biasa dialami masyarakat, di antaranya adalah di bawah ini:
Kebiasaan adalah faktor utama yang menyebabkan gaya hidup ini dimiliki seseorang. Sebagai contoh, orang tersebut biasa rebahan sehingga membuatnya malas dan tidak mau melakukan hal lainnya.
Kurangnya olahraga merupakan faktor lainnya yang menjadi penyebab sedentary lifestyle karena dapat menyebabkan sedikitnya kalori yang keluar di kehidupan sehari-hari.
Di kala pandemi Covid-19, banyak pekerjaan yang terpaksa dilakukan di rumah lewat komputer. Sampai sekarang pun masih banyak orang bekerja dengan cara demikian. Padahal terlalu lama di depan komputer pun bisa menyebabkan sedentary lifestyle.
Kalau hobimu adalah bermain game, maka kamu bisa mengembangkan gaya hidup ini karena aktivitas tersebut mengeluarkan sedikit kalori. Ada juga hobi lain yang serupa, seperti nonton TV dan lain-lain.
Kemudahan fasilitas juga dapat menyebabkan orang mengembangkan sedentary lifestyle. Ia merasa bahwa segalanya ada di rumah sehingga tak perlu repot-repot bergerak untuk mencarinya.
Baca Juga: Mengenal Minimalist Lifestyle, Gaya Hidup untuk Investasi dan Berbagi
Ada beragam dampak dari sedentary lifestyle yang akan kamu rasakan jika kamu tidak mengubahnya. Inilah beberapa di antaranya:
Salah satu dampak utama yang dihasilkan dari gaya hidup ini adalah obesitas. Hal ini disebabkan meskipun seseorang melakukan aktivitas dengan minim kalori, ia tetap makan sehingga kalori menumpuk pada tubuhnya.
Dampak lain yang bisa dirasakan adalah terserang beragam penyakit, seperti jantung, hipertensi, diabetes, stroke, pengeroposan tulang, dan lainnya. Bahkan ada studi yang menyebutkan bahwa sedentary lifestyle dapat meningkatkan risiko kanker, lho!
Tidak hanya kesehatan fisik saja, namun kesehatan mental pun terganggu bila tidak menghindari sedentary lifestyle. Beberapa gangguan yang bisa menyerang mental akibat gaya hidup ini adalah stres, depresi, gangguan kecemasan, dan lain sebagainya.
Inilah dampak yang paling menakutkan dari sedentary lifestyle, yakni kematian. Ya, sudah banyak orang yang mengembangkan gaya hidup ini akhirnya meninggal dunia, bahkan di usia yang masih muda. Itulah arti sedentary lifestyle beserta penyebab & dampaknya. Yuk bergerak dan berolahraga agar terhindar dari gaya hidup ini!
Mau tahu info lifestyle terkini lainnya? Langsung download aplikasi Amartha di smartphone kamu untuk dapatkan info lifestyle dan finansial paling uptodate!
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
25 Feb 2026