25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

NFT atau Non Fungible Token adalah salah satu aset digital yang tengah naik daun. Aset ini banyak dipakai oleh para seniman atau content creator untuk menjual karya-karya mereka.
Mengutip Kompas, data DappRadar menyebutkan bahwa penjualan NFT menembus angka tertinggi, yaitu 10,7 Miliar dolar AS atau sekitar Rp 152 Triliun pada kuartal 3 tahun 2021. Nilai ini meningkat delapan kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya.
Sebenarnya, apa itu NFT? Bagaimana cara kerja NFT? Dan apa kelebihan dan kekurangan NFT?
Menurut Forbes, NFT adalah aset digital yang menggambarkan objek asli seperti karya seni, musik, atau item yang terdapat pada video dan game.
Sederhananya, NFT mengubah karya seni digital dan jenis barang koleksi lainnya menjadi satu-satunya sehingga karya tersebut bisa diverifikasi keasliannya dan mudah diperdagangkan melalui blockchain.
Untuk kamu yang belum tahu, blockchain adalah salah satu cara menyimpan data secara digital yang saling terkoneksi antara satu perangkat dengan perangkat lainnya.
NFT tidak dapat digandakan atau diganti sehingga hal yang bisa kamu lakukan adalah menjual atau membelinya. Kepemilikan aset nantinya dapat diklaim dari token digital yang kamu miliki.
Baca Juga: Sedang Populer, Ini Kata OJK Tentang Investasi Aset Kripto
Cara kerja NFT adalah seperti kita melakukan transaksi pada umumnya, hanya saja melalui platform digital atau marketplace-marketplace yang tersedia.
NFT sekarang banyak dipasarkan di pasar digital seperti CryptoPunks, OpenSea, dan Rarible. Adapun mata uang yang digunakan dalam bentuk dollar dan ETH atau ethereum.
Apa saja produk yang dapat diperjualbelikan di NFT? Objek digital yang bisa diperjualbelikan berupa karya seni, GIF, video atau potongan video kejadian dari peristiwa olahraga, avatar virtual atau persona dalam video game, musik, hingga tweet.
Pendiri Twitter, Jack Dorsey, sempat menjual tweet pertamanya sebagai NFT seharga 2,9 juta dollar AS. Ada juga Ghozali Everyday yang berhasil menjual foto selfie setara dengan 1,5 miliar rupiah.
Nah apabila kamu tertarik dengan NFT, sebelum menceburkan diri, ada baiknya kamu mengetahui kekurangan dan kelebihan dari NFT ini. Berikut penjelasannya:
ITulah beberapa informasi mengenai NFT yang dapat kamu pelajari dan pertimbangkan. Apabila kamu belum siap untuk terjun ke investasi aset digital seperti NFT, kamu bisa mulai terjun ke investasi aman untuk pemula. Salah satu instrumen investasi yang cocok untuk pemula adalah situs investasi Amartha.
Amartha adalah P2P Lending yang menghubungkan pendana kepada peminjam, khususnya perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Dengan mendanai di Amartha, kamu bisa mendapatkan bagi hasil hingga 15% flat per tahun lho.
25 Feb 2026