25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...
07 Jul 2023 • 4 min read

Pernahkah kamu memperhatikan bahwa dalam satu hari bisa menerima puluhan email. Jika tidak rajin hapus email tersebut, itu artinya kamu ikut menyumbang sampah digital. Benarkah demikian dan apa yang sebaiknya dilakukan agar hal tersebut tidak terjadi ? Berikut ulasannya.
Sekilas, aktivitas yang satu ini terlihat tidak menimbulkan dampak apa-apa. Kenyataannya, tumpukan surat elektronik yang tidak dihapus bisa meninggalkan sampah digital.
Setidaknya ada dua fakta yang berkaitan dengan kebiasaan membersihkan email. Kedua fakta tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
Aktivitas menghapus isi email ini sebenarnya merupakan pekerjaan yang sepele. Sayangnya, hal tersebut jarang dilakukan karena dianggap tidak terlalu mendesak. Faktanya, kamu ikut berkontribusi menyelamatkan bumi jika membersihkan email secara rutin.
Dilansir dari The Good Planet, hampir 107 juta email terkirim setiap harinya. Jika setiap pemilik email menghapus 10 dari jumlah yang biasanya dikirimkan. Hal tersebut bisa menghemat penyimpanan server hingga 1.725.000 GB serta 55,2 juta kWh listrik.
Penghematan tersebut sama dengan mengurangi 39.035 metrik ton karbon dioksida atau setara dengan mengurangi penggunaan 19.356 ton batubara yang dibakar setiap hari. Lalu, apakah hapus email menyelamatkan bumi? tentu saja tidak.
Permasalahan global tidak benar-benar selesai hanya dengan melakukan hal tersebut. Masih ada hal-hal lain yang perlu dilakukan, misalnya saja dengan setiap harinya melakukan penghematan daya.
Jutaan email yang dikirim maupun yang diterima membutuhkan server berkapasitas besar yang mampu menampung miliaran email. Jika tidak rajin hapus email setiap hari, tumpukan email yang masuk tersebut (khususnya yang merupakan spam) ikut andil dalam permasalahan pemanasan global.
Baca Juga:
Modus-modus Penipuan Online dan Cara Menghindarinya
Pasalnya, penyimpanan email tidak hanya membutuhkan server berkapasitas besar tapi juga membutuhkan listrik yang harus menyala sepanjang hari untuk bisa terus beroperasi. Dalam hal yang berkaitan polusi kertas, kehadiran surat elektronik ini memang tidak memberikan pengaruh apapun.
Walaupun demikian bisa berdampak pada emisi karbon yang merupakan salah satu faktor penyebab pemanasan global. Untuk itu, sebagai upaya pengurangan dampak pemanasan global, kamu bisa menghapus setiap email spam, yang sudah dibaca serta yang tidak diperlukan lagi.
Dari sekian banyak akun email yang tersedia di internet, akun Google atau Gmail adalah akun yang kerap dipilih. Pasalnya, Gmail ini bisa digunakan sebagai pintu masuk atau akses ke layanan Google lainnya.
Akun Gmail yang sudah tidak digunakan, sebaiknya segera dihapus secara permanen. Begitu pula jika ingin memberikan perangkat seperti laptop atau hp kepada orang lain, sebaiknya hapus dulu informasi pribadi yang ada di perangkat tersebut.
Untuk cara menghapus Gmail ini cukup mudah, kamu hanya perlu melakukan langkah-langkah berikut ini.
Sedangkan untuk membersihkan email, kamu harus membuka satu persatu fiturnya seperti inbox, terkirim, kotak keluar, dan spam. Kemudian, beri tanda centang pada email yang hendak dihapus dan pilih opsi “Hapus”.
Intinya, mulailah hapus email secara rutin untuk menjaga keselamatan bumi. Kalau untuk membuat tabungan masa depan aman, kamu bisa mulai berinvestasi di Amartha. Merupakan P2P Lending yang terjamin keamanannya. Imbal hasilnya yang mencapai 15% flat per tahun bisa membuat saldo tabungan semakin meningkat.
Tunggu apalagi, yuk daftar sekarang di www.amartha.com
25 Feb 2026