25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...
07 Jul 2023 • 4 min read

Ada beberapa perusahaan yang pernah ganti nama. Bahkan, tidak sedikit dari perusahaan tersebut merupakan perusahaan besar. Penggantian nama atau rebranding sebenarnya bukan menjadi hal yang asing dilakukan.
Lantas, apa saja perusahaan yang pernah berganti nama?
Berikut beberapa perusahaan yang pernah berganti nama, antara lain:
Pembicaraan mengenai beberapa perusahaan yang berganti nama memang semakin kencang berhembus. Apalag setelah Facebook mengubah nama. Facebook menjadi Meta Platform Inc., dimana perubahan nama ini diumumkan oleh Mark Zuckerberg di bulan Oktober tahun lalu.
Pengumuman tersebut dilakukan ketika dirinya menghadiri acara tahunan Connect. Alasan perusahaan ganti nama ini disebabkan karena Facebook dirasa tidak bisa mewakili produknya yang lain seperti Instagram serta WhatsApp.
Sehingga, Mark Zuckerberg merasa harus melakukan pengubahan dengan nama yang dapat mewakili seluruh produknya.
Sekarang ini, mungkin semua orang sudah mengenal Google. Google memang menjadi sebuah kebutuhan pokok untuk pelajar serta pekerja untuk mencari informasi. Perusahaan ini didirikan oleh Sergey Brin dan Larry Page di tahun 1998 tepatnya pada bulan September.
Perusahaan ganti nama dari BackRub menjadi Google. Nama BackRub ini didirikan tahun 1996. Kemudian di tahun 1998 berubah menjadi Google. Google sendiri diambil dari kata Googol yakni sebutan bilangan yang besar yakni angka 1 kemudian diikuti dengan 100 angka 0.
Nama ini dimaksudkan untuk memberi citra jika Google adalah mesin pencari website yang bisa memberi banyak informasi data web.
Baca Juga: Sejarah Perkembangan Teknologi Transportasi di Indonesia
Di tahun 1927, seorang karyawan Southland Ice Company yakni John Jefferson Green mempunyai ide untuk mendirikan toko kelontong serta menjual berbagai kebutuhan pokok mulai dari minuman dan makanan di Amerika Serikat.
Saat itu, ia memperoleh respons yang sangat baik dari pelanggan, kemudian di tahun 1937, Joe C. Thompson JR, tertarik untuk mengembangkan usaha tersebut. Awalnya, toko tersebut memiliki nama Tote’m Store.
Kemudian, nama Tote’m berubah menjadi 7-Eleven di tahun 1946. Nama tersebut mengartikan jika toko tersebut buka dari jam 7 pagi sampai 11 malam, serta 7 hari dalam seminggu.
Tetapi, di tahun 1963, salah satu gerai 7-Eleven di Texas pernah begitu sibuk ketika terdapat pertandingan sepak bola. Bahkan, sesudah pertandingan tersebut selesai, gerai ini tetap sibuk dan tidak bisa tutup. Dari saat itu, perusahaan yang pernah ganti nama ini buka hingga 24 jam.
Pertama kali Nike didirikan di tahun 1964 di Amerika Serikat. Awalnya, Nike memiliki nama Blue Ribbon Sports. Tetapi di tahun 1971 berubah nama menjadi Nike. Nama Blue Ribbon Sport dianggap sulit diingat dan terlalu panjang.
Mungkin, kita tidak pernah menyangka jika Pepsi juga menjadi perusahaan yang pernah ganti nama. Di tahun 1893, salah satu apoteker yang berasal dari New Bern, North Carolina dengan nama Caleb Bradham menemukan racikan minuman. Minuman tersebut diracik dari air, gula, caramel, kacang kola, minyak lemon serta berbagai zat tambahan lain.
Minuman ini kemudian dijual dengan nama Brad’s Drink. Awalnya, produk ini dijual untuk mengobati pencernaan. Tetapi, semakin lama produk ini semakin populer kemudian berganti nama menjadi Pepsi-Cola.
Kata ‘Pepsi’ sendiri memiliki makna gangguan pencernaan. Ia percaya bila minuman soda yang ia buat sehat serta bisa membantu pencernaan. Sedangkan ‘cola’ menunjukkan bila ini merupakan minuman berkarbonasi. Siapa yang menyangka jika banyak perusahaan yang pernah ganti nama. Ingin mendirikan perusahaan besar seperti brand-brand tersebut?
Kamu tidak perlu terjun langsung ke dalamnya. Kamu bisa menjadi lender UMKM Indonesia, dan membantu pengusaha merintis bisnisnya melalui Microfinance marketplace yaitu Amartha. Modalin mulai Rp100.000 aja, kamu sudah bisa memperoleh imbal hasil hingga 15% flat per tahun.
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
25 Feb 2026