25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...
07 Jul 2023 • 8 min read

Dalam berinvestasi, memahami dan meminimalisir risiko investasi adalah bagian penting yang tidak boleh dilupakan oleh investor atau lender agar kegiatan berinvestasi menjadi lebih aman dan menguntungkan. Hal ini disebut juga dengan mitigasi risiko atau cara meminimalisir risiko investasi.
Perlu kamu ketahui jika setiap instrumen investasi pasti memiliki risiko yang berbeda-beda yang harus investor pahami dengan baik. Hal ini dilakukan agar seorang investor bisa menyiapkan strategi untuk menghadapi risiko-risiko tersebut.
Sebelum melakukan mitigasi risiko dan menerapkan cara meminimalisir risiko investasi, penting untuk mengetahui arti dari risiko investasi.
Risiko investasi merupakan potensi kerugian yang dapat dialami investor dari aktivitas investasi tersebut. Kerugian ini bisa terjadi akibat kondisi buruk yang mungkin muncul selama proses investasi karena berbagai hal tidak terduga di masa mendatang.
Oleh karena itu, mitigasi risiko dalam investasi sangat diperlukan sebagai cara investor dalam menyusun strategi untuk memperkecil potensi kerugian dari kegiatan berinvestasi yang dilakukan.
Sedangkan minimalisir risiko investasu merupakan suatu usaha atau tindakan yang dilakukan oleh pemilik risiko atau disebut juga investor, untuk bisa mengurangi dampak dari risiko yang muncul saat melakukan investasi.
Risiko sistematis merupakan jenis risiko eksternal yang tak dapat dihindari atau dikendalikan. Risiko investasi ini dapat mempengaruhi semua efek serta tak dapat dikurangi dengan diversifikasi. Yang termasuk risiko sistematis adalah:
Merupakan jenis risiko yang dapat dihindari atau dikendalikan karena tidak terkait dengan seluruh pasar atau segmen pasar. Oleh karena itu, risiko tidak sistematis tergolong sebagai jenis risiko yang terukur.
Dampak dan penyebab risiko tidak sistematis pada umumnya tidak terlalu berdampak ke lembaga atau entitas lain dengan cepat. Sebagai investor, risiko tidak sistematis dapat diminimalisir dengan melakukan diversifikasi portofolio investasi. Berikut termasuk risiko tidak sistematis:
Sebelum melakukan investasi, tetapkan terlebih dulu tujuan dari investasi yang kamu lakukan. Misalnya, kalau kamu ingin melakukan investasi sekaligus turut serta dalam mendukung berbagai proyek sosial, maka jenis investasi sosial adalah jenis investasi yang cocok buat kamu. Investasi sosial adalah salah satu wujud kontribusi para investor terhadap pemberdayaan masyarakat. Dengan begitu, berbagai manfaat pun bisa didapat oleh berbagai pihak.
Investasi jenis ini dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan sosial atau kemasyarakatan di suatu kawasan, sehingga dampak baik atau manfaatnya akan terasa dengan lebih nyata.
Strategi dan cara meminimalisir risiko investasi sangat diperlukan untuk memperkecil risiko kerugian dan memaksimalkan keuntungan dari investasi. Salah satu caranya dengan melakukan diversifikasi terhadap instrumen investasi yang kamu miliki.
Diversifikasi merupakan salah satu cara yang digunakan oleh banyak investor untuk meminimalisir risiko investasi dengan menyebar investasi ke banyak instrumen agar tetap bisa mendapatkan keuntungan sekaligus mendapatkan risiko yang kecil.
Di aplikasi Amartha, kamu bisa juga melakukan diversifikasi investasi melalui beberapa cara, loh:
Dari sisi penggalangan dana, crowdfunding merupakan solusi yang mudah dan relatif terjangkau. Sistem ini sangat membantu mitra yang membutuhkan modal bisnis, dimana tidak lagi harus memikirkan jaminan atau keharusan membayar pinjaman dengan bunga tinggi.
Amartha juga punya layanan pendanaan dengan skema crowdfunding. Menariknya, pendanaan dalam sistem crowdfunding bisa dimulai dengan modal kecil namun tetap menawarkan keuntungan imbal hasil hingga 15% flat per tahun mulai dengan investasi mulai 100 ribu rupiah aja!
Amartha merupakan platform p2p lending sejak tahun 2019 yang telah memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Terhitung hingga saat ini, Amartha telah berhasil menghubungkan pendana (lender) dan mitra usaha (borrower) dengan total dana tersalurkan 15,5 triliun rupiah, kepada lebih dari 2,1 juta mitra perempuan pengusaha ultra mikro di lebih dari 42.000 desa.
Mendanai di Amartha juga memiliki risiko yang terukur dengan adanya credit scoring akurat. So, tunggu apalagi? Yuk, download aplikasinya dan mulai pendanaan sekarang!
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
02 Mar 2026