25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Pengusaha kapstok, ibu Wahyuni di desa Kemang, Bogor, Jawa Barat terbantu dengan modal Amartha. Kini, produknya telah tersebar di Jakarta dan Bandung. Dok: Amartha[/caption]
Pada 2010, Amartha berdiri sebagai Lembaga Keuangan Mikro dengan misi menghubungkan pelaku usaha di pedesaan yang kesulitan mendapat modal usaha. Kala itu, banyak pengusaha mikro sulit mendapatkan modal usaha karena memiliki keterbatasan jaminan, pendapatan fluktuatif, dan tidak adanya sejarah kredit. Desa Ciseeng, Bogor, Jawa Barat menjadi desa pertama yang dijangkau Amartha.
"Kami percaya dengan terus memudahkan akses permodalan untuk usaha mikro dan kecil akan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat piramida bawah, membangun ketahanan ekonomi, dan mewujudkan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Pendiri dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra di Jakarta, baru-baru ini.
Pada 2016, Amartha menjelma menjadi perusahaan financial technology (fintech) atau teknologi finansial (tekfin). Perusahaan ini bergerak di platform Peer-to-Peer lending atau dikenal layanan simpan pinjam secara online. Perusahaan yang didirikan Andi ini telah berkembang dan melayani lebih dari 500 desa di pulau Jawa yakni Jawa Barat (Bogor, Bandung, Sukabumi, Subang, Indramayu), Jawa Tengah (Klaten dan Banyumas), Yogyakarta (Wonosari, Wates, Banguntapan dan Ngaklik) dan Jawa Timur (Blitar, Mojokerto dan Kediri).
Kini, delapan tahun sudah Amartha berdiri dan telah memberdayakan lebih dari 100.000 mitra usaha yang tersebar di pulau Jawa. Dari tahun ke tahun, Amartha terus mengembangkan sayapnya ke pelosok-pelosok daerah terutama daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki akses perbankan secara optimal.
“Amartha hadir sebagai perantara untuk membantu pendana yang ingin melakukan pendanaan untuk kebaikan dengan mitra usaha perempuan di pelosok desa yang bertekad untuk meningkatkan taraf hidup keluarga mereka, jadi apa yang Amartha lakukan ini bukan “hanya” memberi akses keuangan. Lebih dari itu, Amartha membuka akses untuk membangun mimpi dan membuka lebar kesempatan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Andi.
Tahun 2017 menjadi momentum Amartha sebagai pionir P2P lending yang menyasar pengusaha perempuan di pedesaan. Beberapa penghargaan telah didapatkan diantaranya Sankalp Award, STAR UP Award dari Kadin Jakarta, Republika Syariah Award dan Marketeers. Tahun ini, Amartha kembali mendapatkan penghargaan internasional dari pemerintah Australia dalam ajang innovationXchange (IxC) Frontier Innovators.Tags
25 Feb 2026