02 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Momen besar umat Muslim ini tentunya akan dirayakan bersama keluarga tercinta dengan berkumpul bersama-sama untuk mempererat tali persaudaraan. Pada umumnya, terdapat tiga hal yang tidak bisa terlepaskan saat Hari Raya Idul Adha, yaitu sholat Idul Adha, pelaksanaan ibadah haji, dan berkurban bagi yang mampu. Selain ajang silaturahmi bersama keluarga, momen Idul Adha juga menghadirkan banyak sekali peluang usaha yang bisa dicoba, terutama berjualan hewan kurban.
Nah, apabila kamu ingin tidak hanya sekadar berjualan hewan kurban, bisa juga mencoba untuk beternak. Ternak yang dimanfaatkan sebagai hewan kurban adalah sapi dan kambing.
Berikut ini adalah perkiraan modal bisnis hewan ternak sapi dan kambing!
Jika dilihat secara sekilas, bisnis ternak sapi ini memang membutuhkan modal yang tidak kecil. Bayangkan saja, untuk membeli satu ekor sapi saja dibutuhkan uang jutaan Rupiah.
Meski begitu, saat modal yang dikeluarkan bisa diputar dengan lancar, peluang untungnya juga tentunya besar.
Jumlah Rp 62.200.000.
Biaya untuk penggemukan sapi atau perawatannya:
Jumlah Rp 6.550.000.
Total modalnya adalah Rp 62.200.000 + Rp 6.550.000,- = Rp 68.750.000.
Pada umumnya, sapi bisa dikembangkan selama sekitar 6 sampai 12 bulan. Bisa juga memakan waktu sekitar 3 tahun jika memang bibit yang diambil masih kecil.
Dengan perkiraan sapi siap jual setelah 6 bulan, maka pendapatannya adalah:
Estimasi pendapatan di atas, hanya berlaku jika kamu mulai beternak dengan 5 ekor sapi. Bisa semakin besar pendapatan yang diraih jika ternaknya lebih banyak.
Baca Juga: Dari Susu Sapi Perah, Ibu Ini Berhasil Menyekolahkan Anak ke Perguruan Tinggi
Pada dasarnya, usaha ternak kambing bisa dimulai dengan modal 10 jutaan Rupiah. Bisnis yang satu ini berpeluang besar dan menguntungkan karena selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Para peternak rumahan umumnya memelihara hewan berkaki empat ini di rumahnya.
Namun, cara beternak seperti ini belum tergolong sebagai peternakan profesional. Sebab, sifatnya memang hanya dijual saat butuh uang saja. Bukan sengaja dibisniskan untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Padahal jika dijalankan secara serius, bisnis ini sangat menjanjikan. Perolehannya bisa jutaan Rupiah per bulan.
Untuk para pemula, estimasi dana yang dibutuhkan untuk keperluan kandang, bibit, pakan rumput, vitamin, dan lain-lainnya.
Total biaya di awal Rp 9.000.000.
Perkiraan ini mengikutkan biaya gaji dan sewa lahan karena bisnis ini ideal dilakukan di pedesaan. Di mana kebanyakan orang senang memulainya sendiri dari lahan yang sudah ada.
Pendapatan Rp 2.500.000,- per ekor setelah dirawat selama 10 bulan. Artinya total usia kambingnya 15 bulanan.
Rp 2.500.000,- x 10 = Rp 25.000.000,-.
Biaya operasional per bulan Rp 1.000.000 x 10 = Rp 10.000.000,-.
Jadi, keuntungannya selama 10 bulan adalah Rp 25.000.000 – Rp 10.000.000,- = Rp 15.000.000,-.
Pendapatan per bulannya adalah Rp 15.000.000,- : 10 = Rp 1.500.000,-
Perkiraan harga ini bisa meningkat saat permintaan kambing sedang banyak-banyaknya, misalnya pada momen Idul Adha nanti. Harganya bisa lebih mahal.
Itulah perkiraan modal dalam usaha ternak hewan sapi dan kambing. Untuk kamu yang tertarik menjalankan bisnis hewan ternak, baik sapi ataupun kambing.
Tak bisa dipungkiri, memang banyak sekali tantangan menjalankan usaha. Adakalanya pertumbuhan bisnis terhambat karena arus keuangan tidak lancar, serta kekurangan modal yang kian terjadi. Untuk menghindari hal itu, kamu bisa dapatkan pinjaman modal usaha kelompok mingguan produktif dan pendampingan di Amartha.
Pengajuan pinjaman modal usaha di Amartha itu mudah, aman, dan terpercaya, dengan cicilan ringan dan jangka waktu pengembalian hingga 50 minggu. Pencairan dana juga cepat tanpa potongan admin. Yuk, cari tahu selengkapnya mengenai pinjaman kelompok mingguan Amartha.
Tags
05 Mar 2026