02 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Saat interview, akan ada banyak sekali pertanyaan yang harus kamu jawab. Salah satunya adalah pertanyaan “apa kelemahan Anda?”
Tidak sedikit orang yang gelagapan saat menjawabnya. Jika kamu bingung menjawabnya, berikut ini Money+ berikan tips cara jawab kelemahan diri yang baik dan benar agar lolos interview.
Setiap orang pasti punya kelemahan. Silahkan kamu utarakan apa yang menjadi kekurangan diri sendiri. Kemudian masukkan juga solusi di tengah kekurangan tersebut.
Contohnya seperti, kamu punya penyakit maag. Namun punya kebiasaan membawa obat maag untuk mencegahnya.
Jawablah semua pertanyaan yang berkaitan dengan kelemahan kamu. Jangan coba-coba untuk menghindari pertanyaan tersebut dengan cara mengalihkan pembahasan atau memutar-mutar jawaban.
Pilihlah jawaban yang tepat. Jawablah dengan kelemahan yang tidak menjatuhkan. Pilihlah beberapa kelemahan yang bisa ditolerir oleh perusahaan. Contohnya seperti jawaban kelemahan yang ringan seperti punya penyakit maag.
Jangan menjawab kelemahan yang fatal seperti kebiasaan bangun siang, tidak bisa bekerja dengan tim, pemarah, dan lainnya.
Baca Juga: Soft Skill yang Diperlukan Agar Cepat Naik Jabatan
Terkadang tidak semua orang tahu cara menjawab kelemahan diri saat interview. Bahkan sekalipun sudah membaca artikel seputar tips dan cara menjawabnya.
Jika kamu merasa buntu dan sulit menjawab, maka tidak usah panik dulu. Kamu bisa menjawabnya dengan narasi yang umum saja. Contohnya seperti pengakuan bahwa kamu tidak bisa mengkritik atau menegur rekan kerja.
Cara menceritakan kekurangan diri selanjutnya yang bisa kamu pilih adalah dengan jawaban umum yang lain. Yaitu jawaban tentang kekurangan bahwa kamu tidak bisa melakukan pekerjaan secara multitasking.
Katakan bahwa kamu hanya mampu fokus pada satu pekerjaan terlebih dahulu. Kemudian jika pekerjaan yang satu sudah selesai, baru bisa mengerjakan pekerjaan yang lain.
Contoh jawaban lain yang bisa kamu pilih yaitu “saya adalah orang yang suka blak-blakan kepada rekan kerja”. Katakan kalau kamu adalah sosok pribadi yang enteng mengatakan bahwa itu salah dan ini benar kepada rekan kerja.
Katakan juga bahwa kebiasaan ini merupakan kelemahan yang sulit dicegah. Karena terkadang, beberapa rekan kerja suka tersinggung dengan kejujuran yang kamu katakan kepada mereka.
Cara jawab kelemahan diri saat interview selanjutnya adalah dengan menjadi perfeksionis. Terkadang sifat perfeksionis merupakan sebuah kelemahan. Namun ada kelebihan yang terdapat pada sifat tersebut. Jawaban ini bisa menjadi pilihan yang netral bagi kamu.
Katakan bahwa kamu adalah orang yang perfeksionis sehingga tidak bisa mentolerir kesalahan yang kecil, apalagi jika kesalahan tersebut dilakukan berulang-ulang. Nah, penilaiannya nanti tergantung dari orang yang mewawancara.
Saat sesi interview, khususnya saat menjawab pertanyaan kelemahan diri, tetaplah menjaga gestur dan ucapan. Orang yang bingung biasanya bisa dilihat dari gestur tubuhnya yang berubah karena gugup.
Pastikan kamu bisa mengontrol kegugupan dan juga keresahan saat menjawabnya. Tetaplah fokus dan konsentrasi. Buatlah setenang mungkin agar tidak ada perubahan pada gestur dan juga ucapan yang sudah disusun sebelumnya.
Cukup mudah bukan cara jawab kelemahan diri saat interview? Untuk memaksimalkannya, mulailah menyusun jawaban agar proses interview berjalan lancar. Sambil menunggu mendapatkan pekerjaan, yuk, dapatkan penghasilan tambahan dari investasi P2P lending di Amartha! Imbal hasilnya hingga 15% flat per tahun.
05 Mar 2026