05 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...
03 Mar 2024 • 8 min read

Di era serba digital ini, para pelaku usaha perlu mempertimbangkan untuk menerapkan omnichannel marketplace untuk menaikkan penjualan. Lantas, apa sebenarnya omnichannel ini? Apa saja manfaatnya dalam bisnis? Mari simak ulasannya.
Omnichannel adalah strategi yang mengintegrasikan berbagai saluran pemasaran untuk memudahkan dalam berinteraksi dengan konsumen agar dapat memberikan pengalaman yang konsisten terhadap merek.
Tujuan dari penerapan strategi omnichannel marketplace adalah menciptakan pengalaman konsumen yang lancar dan nyaman dengan menawarkan banyak peluang berbelanja demi mencapai kepuasan.
Dalam strategi tersebut, faktanya, konsumen akan lebih senang membelanjakan uangnya hingga 15% - 30% lebih ke perusahaan/brand yang memiliki lebih banyak saluran pembelian seperti aplikasi, web, toko online, media sosial atau bahkan marketplace daripada toko yang hanya memiliki saluran tunggal.
Hal ini terbukti dari riset yang sudah dilakukan oleh Sterling Brands, Google, dan Ipsos MediaCT yang mana menunjukkan jika 75% pelanggan akan lebih cenderung untuk mengunjungi toko setelah menemukan reviewnya di website atau saluran lainnya.
Dalam penggunaan omnichannel, kamu harus bisa memastikan konsumen memperoleh pengalaman yang konsisten dan positif di semua saluran, dengan cara:
- Memastikan nada maupun visi dari brand tetap konsisten dan teridentifikasi dengan baik.
- Memastikan pesan dipersonalisasi sesuai minat konsumen.
- Memastikan konten yang disampaikan berdasarkan interaksi masa lalu pelanggan dan perjalanan pembelian hingga saat ini.
Menerapkan omnichannel marketplace tidaklah sederhana, akan tetapi dapat memberikan keuntungan berlipat bila dilakukan dengan tepat dan benar. Pasalnya, saat ini, konsumen dibombardir dengan berbagai merek yang membuat mereka harus lebih selektif dalam memilih brand dan produk yang cocok.
Oleh karena itu, dengan menciptakan keterlibatan antara pengguna omnichannel dengan brand kamu, dapat memberikan manfaat:
Dengan menerapkan omnichannel, kamu bisa meningkatkan pengalaman konsumen menjadi lebih baik lagi. Dengan begitu, penjualan akan meningkat dan tingkat retensinya pun menjadi lebih baik lagi.
Menggunakan omnichannel akan membantu kamu dalam menciptakan strategi branding yang mulus di semua saluran sehingga nada dan citra merek akan lebih mudah teridentifikasi oleh konsumen. Dengan begitu, kamu pun akan memilih strategi yang tepat untuk memperoleh pelanggan yang loyal dan memastikan jika pesannya sampai ke target pasar.
Pengalaman yang berkesan akan bisa mengalahkan harga untuk beberapa konsumen. Bahkan, pelanggan akan rela membayar 17% lebih mahal untuk barang dari perusahaan atau brand yang sudah dikenali dan terpercaya memberikan layanan berkualitas tinggi.
Maka, produk yang memberikan jaminan kualitas dan layanan bermutu tidak perlu mengkhawatirkan masalah harga dan biaya yang harus dikeluarkan. Hal ini akan membuka peluang bagi pebisnis untuk menetapkan harga yang lebih fleksibel, sesuai target market.
Dengan banyaknya saluran penjualan yang dimiliki, penjualan pun dapat meningkat. Artinya, pendapatan perusahaan akan bertambah.
Namun, itu hanya akan terjadi ketika pesan yang disampaikan melalui omnichannel sudah disesuaikan dengan target market. Dengan begitu, pelanggan loyal akan mulai terbentuk dan penjualan akan meningkat seiring waktu.
Baca Juga: Omnichannel Adalah: Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya
Omnichannel marketplace akan membagikan data stok ke semua saluran. Hal ini dapat mengurangi risiko persedian yang stagnan atau tidak terjual. Biaya penyimpanan pun akan berkurang.
Bahkan, untuk beberapa kasus, kamu bisa mengambil barang dari toko lain sehingga tidak perlu menyetok dan memenuhi gudang penyimpanan.
Dengan omnichannel, data pelanggan akan lebih mudah untuk dikumpulkan. Dari data tersebut, kamu bisa menganalisis untuk mengetahui minat pelanggan, persona dan demografi pelanggan, perjalanan pelanggan dalam membeli suatu produk, serta kampanye mana saja yang paling berdampak untuk konsumen.
Data-data tersebut akan membantu kamu dalam menetapkan strategi pemasaran yang tepat dan bertarget sehingga pemasaran dapat lebih optimal dan memberikan dampak besar bagi penjualan.
Dari data yang sudah diperoleh melalui omnichannel, kamu bisa dengan mudah melakukan upsell atau cross-sell.
Upsell adalah program yang mendorong konsumen agar mau membeli produk lain yang mana nilainya lebih tinggi dari harga produk yang diinginkan konsumen. Dengan omnichannel, kamu bisa memberikan promo upsell yang digabungkan dengan diskon atau cashback.
Sedangkan cross-sell dapat kamu terapkan dengan membuat paket bundle sesuai produk yang diminati target pasar. Misal memberikan promo buy 1 get 1.
Agar kamu bisa menerapkan omnichannel marketplace dengan efektif dan memperoleh hasil yang diinginkan, dalam hal ini meningkatkan penjualan, maka lakukan tips ini:
Luangkan waktu kamu untuk memahami dan mengenali konsumen agar dapat membangun keterlibatan dengan mereka. Kamu bisa mengetahuinya melalui data-data yang diperoleh dari saluran omnichannel yang dipilih.
Dari data tersebut, lakukan analisis untuk mengetahui kebiasaan mereka dalam berbelanja dan produk yang disukai, serta promo yang paling diminati. Bila kamu memiliki toko offline, tanyakan pada karyawan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan agar bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat.
Agar pemasaran melalui omnichannel berhasil, maka kamu perlu menyusun konten sekreatif dan semenarik mungkin. Pastikan konten tersebut sudah dipersonalisasi agar mendukung konsumen di setiap tahapan perjalanan belanja mereka, dimulai dari langkah mengidentifikasi, membandingkan produk, hingga akhirnya membuat keputusan untuk membeli.
Buat konten beragam yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Misal, pembuatan video untuk ditampilkan di reels Instagram atau Tik Tok, studi kasus atau perbandingan produk di channel Youtube, ulasan di website dan situs pencarian, serta informasi layanan dan produk di semua platform.
Ada banyak teknologi yang dapat digunakan untuk pemasaran. Mulai dari aplikasi, website, media sosial, hingga marketplace. Maka, tetapkan mana saja teknologi yang paling berdampak untuk penjualan.
Sebagai awalan, pastikan kamu memilih maksimal tiga saluran dan fokuskan pada kampanye di saluran yang paling diminati.
Selain itu, pastikan kamu dapat mengelola konten di semua saluran pemasaran tersebut dengan konsisten agar merek lebih dikenal oleh pelanggan dan interaksi dengan mereka tetap terjaga.
Penggunaan omnichannel marketplace akan memberikan keuntungan selama kamu bisa memanfaatkannya secara optimal dengan melakukan pendanaan di Amartha. Amartha adalah microfinance marketplace yang menghubungkan borrowers dan investor secara digital. Saat ini Amartha sudah berhasil memberdayakan lebih dari 2,1 juta usaha mikro dengan dana lebih dari Rp17,3 triliun dari para pendana (investor).
Nah, buat kamu yang ingin ikut menjadi mendanai di Amartha, yuk langsung cek website atau aplikasi. Kamu bisa dapatkan imbal hasil sampai 15% flat per tahun, mulai dari mendanai Rp100.000 saja.
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
08 Mar 2026