02 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Jawabanmu saat interview pekerjaan dapat memengaruhi penilaian HRD atau perekrut. Salah menjawab pertanyaan interview akan “mengancam” masa depan kamu untuk bekerja di tempat tersebut.
Saat proses pertanyaan interview berlangsung, ada beberapa kalimat yang tidak boleh kamu ucapkan. Ingin tahu apa saja kalimat tersebut? Berikut sudah kami rangkum 7 kalimat “haram” yang tidak boleh kamu ucapkan saat interview.

Ketika kamu diperbolehkan untuk bertanya, pilihlah pertanyaan yang tepat. Hindari pertanyaan yang bersifat pribadi. Contoh yang paling fatal seperti “apakah Anda sudah menikah?”, atau pertanyaan bersifat pribadi sejenisnya.
Selain tidak relevan, pertanyaan yang bersifat pribadi merupakan kalimat yang fatal untuk diucapkan. Bahkan, pertanyaan yang bersifat sensitif akan membuat kamu tercoret dari list orang yang kompeten di mata HRD atau perekrut.

Jangan terang-terangan mengatakan bahwa perusahaan yang kamu lamar saat ini hanyalah sebagai batu pijakan saja. Meski benar adanya, berusahalah untuk menutupinya ketika kamu sedang interview.
Jawaban semacam ini kerap terjadi pada orang-orang yang mengikuti pertanyaan interview kerja pertama kali. Sikap terus terang semacam ini mungkin akan dinilai jujur oleh perekrut, tapi sayangnya bisa berakibat fatal.

Kamu akan ditanya apa kekuranganmu pada pertanyaan interview kerja. Jika ditanya, maka kamu boleh menjawabnya. Jika belum ditanya, sebaiknya hindari mengucapkan kalimat jujur tentang kekuranganmu.
Salah satu contohnya seperti “saya sulit berkomunikasi dengan orang lain saat bekerja”. Kekurangan semacam ini bisa menurunkan nilai kamu di mata perekrut.
Namun beda lagi jika perekrut bertanya terkait kekuranganmu. Kamu bisa menjawabnya, namun kamu juga harus punya solusinya. Contohnya seperti, “saya punya penyakit maag, tapi saya selalu membawa obat maag kemana pun”.

Dalam interview kerja, ada saatnya perekrut mempersilahkan kamu untuk bertanya. Jangan pernah bertanya tentang “apa pekerjaan perusahaan tersebut”. Pasalnya, pertanyaan tersebut menunjukkan ketidaktahuan kamu pada bidang perusahaan yang sedang kamu lamar.
Jika kamu benar-benar tidak tahu terkait perusahaan tersebut, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu. Dengan begitu, saat proses interview berlangsung, kamu sudah tahu seluk beluk perusahaan terkait.

Kamu boleh senyum ramah kepada perekrut. Bahkan senyum merupakan salah satu tips yang penting saat menghadapi interview pekerjaan. Namun sebaiknya, hindarilah kata-kata atau kalimat yang menggoda perekrut.
Contohnya seperti “rambut Anda bagus”, “bolehkah saya mengajak Anda makan?”, dan lainnya. Taktik seperti ini tidak pantas saat melaksanakan interview pekerjaan.
Baca Juga: UMP 2022 Dipastikan Naik, Ini Daftar Provinsi yang Bakal Alami Kenaikan Upah!

Hindari pertanyaan yang menonjolkan ketidaktahuan kamu terhadap perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Terutama terang-terangan menanyakan pekerjaan apa yang nanti akan kamu kerjakan kepada perekrut.

Kalimat “saya mampu melakukan semua pekerjaan” menunjukkan bahwa kamu sedang berusaha “menjual diri” saat wawancara. Kalimat ini kurang tepat karena menimbulkan kesan tidak fokus pada tujuan.
Kalimat tersebut bahkan dapat memicu pertanyaan lanjutan pada sesi wawancara kerja. Selain itu, kamu juga berpotensi dimanfaatkan oleh perusahaan karena tahu bahwa kamu bisa melakukan banyak hal demi bekerja di tempat tersebut.
Itulah kalimat atau kata-kata yang “haram” kamu ucapkan saat interview pekerjaan. Jawablah pertanyaan interview tanpa harus mengeluarkan kalimat-kalimat di atas. Nah, sambil menunggu panggilan kerja, yuk, berinvestasi di platform P2P lending Amartha dan dapatkan bagi hasil hingga 15% flat per tahun!