25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Ikan channa atau juga dikenal sebagai snakehead emperor, merupakan ikan gabus hias yang memiliki bentuk kepala menyerupai ular. Jenis ikan gabus ini merupakan ikan yang tengah digemari untuk dipelihara selain ikan cupang.
Berbeda dengan ikan gabus yang umumnya dikonsumsi, ikan gabus hias ini memiliki corak tubuh yang unik sehingga banyak diminati oleh pecinta ikan hias. Sehingga tak heran jika harga ikan channa di pasaran dapat dibilang terlampau cukup mahal.
Namun, ikan channa memiliki sifat yang mirip dengan ikan cupang yakni akan menyerang ikan lain yang memasuki wilayahnya. Maka dari itu, kebanyakan orang akan memelihara satu ikan channa ini hanya dalam satu akuarium.
Dapat mencapai puluhan juta rupiah per ekornya, berikut jenis-jenis ikan Channa berdasarkan karakteristiknya.
Channa micropeltes termasuk ke dalam salah satu jenis ikan channa yang populer hingga saat ini. Jais ikan ini memiliki ukuran yang cukup besar, karena dapat mencapai ukuran 1,5 meter. Karakteristik ikan channa micropeltes adalah warna tubuhnya yang menyerupai loreng harimau dengan ujung sirip agak kemerahan. Dibanderol mulai dari harga ratusan hingga puluhan jutaan rupiah.
Di Indonesia, channa maruliodes tersebar di Pulau Kalimantan dan juga Sumatera. Ikan channa marulioides sendiri menjadi ikan dengan penjualan yang sangat tinggi, di mana ikan ini memiliki ciri khas dari bar atau motif garis pada tubuhnya yang berbeda beda, bunga, serta ikan ini memiliki beberapa warna berbeda dari asal sungai itu sendiri.
Jenis ikan Channa yang satu ini memiliki ciri-ciri berupa motif totol bulat pada sebagian tubuhnya. Corak tersebut berwarna oranye sehingga membuat mata bagi pecinta ikan sangat dimanjakan, hingga sering juga dilakukan kontes untuk keindahan channa maruliodes.
Harga ikan ini sangat bervariasi, yakni antara puluhan ribu, bahkan hingga jutaan Rupiah. Bergantung pada ukurannya. Ukuran ikan Channa jenis marulioides mampu mencapai 65 cm sehingga diperlukan akuarium atau tempat penangkaran yang luas.
Ikan Channa barca merupakan jenis ikan channa yang paling populer di kalangan pecinta ikan hias karena keunikan warnanya. Ikan ini memiliki warna tubuh abu-abu terang dengan motif totol yang berwarna hitam. Karakteristik menarik lain dari ikan channa barca terletak pada sirip punggung yang berbentuk melebar ke atas.
Ukuran ikan ini juga bisa mencapai sekitar 90cm. Bentuknya yang cantik membuat Channa barca dijual dengan harga fantastis mencapai puluhan juta rupiah.
Bentuk fisik dari ikan Channa Argus hampir sama seperti ikan Gabus pada umumnya. Namun yang corak warnanyalah yang emmbuatnya unik sekaligus garang. Warna tubuhnya cokelat keemasan sampai coklat pucat, dengan bercak gelap di samping dan bercak seperti pelana di bagian belakang.
Ikan Channa Argus dikategorikan sebagai ikan tipe atas alias ‘Top Feeder’. Ia bakal sering berada di bagian atas perairan, entah itu di akuarium maupun kolam. Jenis ikan yang juga disebut sebagai Northern snakehead ini dijual seharga Rp1-2 jutaan.
Baca Juga: Pecinta Kucing Wajib Tahu! 5 Ide Bisnis yang Hasilkan Cuan
Channa bleheri disebut juga dengan rainbow snakehead karena warna tubuh dari ikan ini mirip dengan corak pelangi. Warna dari Channa Bleheri ketika dewasa memiliki warna dasar kecoklatan, diringi dengan sisi dan sirip biru, ditutupi dengan bintik-bintik merah jingga cerah. Serta, memiliki warna ekor berwarna-warni yang menawan.
Channa Bleheri termasuk golongan Channa kerdil. Channa ini hanya mampu tumbuh sekitar 17 cm. Habitat Channa ini terletak di negara India di perairan sungai Brahmaputera.
Ikan channa yang memiliki warna menarik ini termasuk dalam jenis ikan yang cukup aktif berenang. Harganya tidak terlalu mahal, hanya sekitar ratusan ribu Rupiah saja.
Channa Stewartii bisa menjadi opsi bagi pecinta ikan yang tidak bisa memiliki Channa Barca karena, harganya yang tergolong mahal.
Ikan ini menjadi primadona diantara pecinta ikan gabus hias, lantaran corak dan warnanya yang hampir mirip dengan Channa Barca.
Namun jika dilihat secara detail, maka akan terlihat perbedaan yang cukup mencolok. Channa Barca memiliki sirip vektoral atau sirip dada yang berwarna kuning kehijauan.
Sementara pada Channa Stewartii, sirip vektoral atau sirip dadanya memiliki warna hijau kebiruan. Warna sirip ini akan terlihat jelas apabila terkena cahaya saat di tempat yang gelap.
Pada ikan Channa Stewartii, terdapat sedikit bintik hitam yang menyebar di seluruh bagian tubuhnya. Sementara pada Channa Barca, bintik hitam yang ada pada tumbuhnya benar-benar banyak, bahkan hingga kepala.
Untuk harganya, Channa stewartii dibanderol dengan harga puluhan hingga ratusan ribu Rupiah saja per ekornya.
Selain jenis-jenis ikan yang sudah disebutkan di atas, sebenarnya masih ada banyak jenis ikan channa lainnya yang juga populer dan menarik untuk dimiliki.
Cara untuk merawat ikan channa tak terlalu sulit, yang penting adalah kamu harus telaten saat melakukannya. Terutama jika kamu masih pemula dalam dunia akuatik.
Perlu kamu tahu bahwa ikan channa yang stres akan mengakibatkan sakit hingga gangguan mental, lho. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pemilik ikan channa agar ikan tidak stres.
Pakan ikan channa atau gabus bisa diberikan hewan hidup seperti jangkrik, cacing maupun ucang. Sedangkan untuk pakan ikan channa yang lebih praktis adalah maggot kering.
Apabila kamu ingin memberikan pakan hidup, maka harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum memberikannya ke ikan channa.
Penting untuk mengganti air yang ada di dalam akuarium. Namun, sebaiknya hindari menguras habis air dalam akuarium. Ganti air tersebut 1/3 nya saja dari tinggi air. Hal ini dilakukan supaya ikan tidak kaget pada PH dan suhu air yang baru.
Jika keadaan ikan Channa sedang menurun, misalnya seperti ikan tersebut terlihat kurang aktif atau siripnya tidak tegak, kamu bisa menggunakan heater (pengatur suhu) di akuarium.
Selain itu, heater pun dibutuhkan saat terjadi perubahan cuaca, misalnya dari yang awalnya dingin tiba tiba menjadi panas yang dimana perubahan cuaca tersebut bisa mengakibatkan ikan Channa stres. Untuk menghindari hal tersebut, makanya diperlukan heater. Namun, heater tidak diperlukan bila ikan tersebut tidak mengalami gejala stres atau baik-baik saja.
Inilah beberapa informasi mengenai ikan channa yang sedang populer di Indonesia. Kira-kira apakah kamu tertarik untuk memeliharanya?
Jangan lupa juga untuk berinvestasi mulai dari Rp 100.000 yang memberikan dampak positif berkelanjutan. Kamu juga bisa memperoleh imbal hasil hingga 15% flat per tahunnya.
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
02 Mar 2026