05 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Modal usaha laundry merupakan suatu hal yang perhitungannya mudah untuk dilakukan, namun kerap dilupakan. Jika kamu hendak membuka usaha laundry, maka sangat disarankan untuk mempelajari modal usahanya terlebih dahulu untuk meminimalisir potensi risiko yang merugikan.
Artikel ini akan membahas tentang perhitungan modal untuk usaha laundry. Khususnya topik mengenai rincian awal, operasional, hingga tips sukses membuka usaha tersebut. Agar tidak ketinggalan informasinya, lebih baik jangan lewatkan pembahasan berikut!
Modal usaha laundry awal ditujukan untuk memiliki peralatan yang merupakan item-item dengan masa pakai lama. Adapun contohnya adalah mesin cuci, mesing pengering, setrika, dan sejenisnya. Di bawah ini akan dibahas rincian modal awal untuk usaha laundry konvensional dan koin untuk mempermudah pemahamanmu:
Peralatan | Jumlah/Keterangan | Nominal |
Tempat | Milik Pribadi | Rp0 |
Mesin cuci top loading | 2 | Rp5.000.000 |
Mesin pengering | 1 | Rp3.000.000 |
Setrika uap | 5 | Rp1.500.000 |
Alas setrika | 5 | Rp500.000 |
Timbangan digital | 2 | Rp400.000 |
Keranjang pakaian | 6 | Rp300.000 |
Hanger plastik | 100 | Rp200.000 |
Tempat jemuran | 3 | Rp900.000 |
Total | Rp11.800.000 | |
Modal usaha laundry konvensional awal yang bisa kamu persiapkan yakni sekitar Rp11.800.000. Ini bukanlah estimasi mutlak, sebab harga masing-masing barang di atas tergantung pada beberapa aspek tertentu. Misalnya yakni lokasi dan merek mesin.
Mengenai tempat usaha, kamu bisa mengandalkan properti milik pribadi. Pastikan properti tersebut strategis dan mudah dijangkau oleh pelanggan. Jika lokasi propertimu sangat tidak strategis, maka solusinya yakni menyewa tempat.
Peralatan | Jumlah/Keterangan | Nominal |
Tempat | Milik Pribadi | Rp0 |
Mesin cuci konversi koin | 1 | Rp7.000.000 |
Mesin pengering konversi gas | 1 | Rp7.000.000 |
Instalasi sistem Robocoin AI Refill + sistem air dan pembuangan | 1 | Rp3.000.000 |
Total | Rp17.000.000 | |
Modal awal untuk laundry koin lebih tinggi daripada konvensional. Kamu dapat mempersiapkan dana kurang lebih Rp17.000.000. Sama seperti imbauan sebelumnya, ini bukanlah estimasi mutlak. Sebab, harga mesin cuci dan pengering khusus laundry koin cukup bervariasi.
Mengenai tempat usaha, kamu bisa mengandalkan properti pribadi. Akan tetapi, pastikan properti tersebut sangat-sangat strategis dan dekat dengan target pasar usaha laundry koin. Saran terbaik untuk memenuhi dua aspek tersebut yakni dengan menyewa tempat, misalnya ruko atau rumah di pinggir jalan raya.
Modal usaha laundry operasional ditujukan untuk sejumlah perlengkapan yang merupakan item-item dengan masa pakai singkat. Adapun contohnya adalah plastik, deterjen beserta pewangi, promosi, air + listrik, hingga upah karyawan. Di bawah ini akan dibahas rincian modal operasional untuk usaha laundry, baik itu konvensional maupun koin:
Perlengkapan | Jumlah/Keterangan | Nominal |
Plastik | 20 kg | Rp200.000 |
Deterjen + pewangi | 50 liter untuk 500 kg pakaian | Rp500.000 |
Promosi | Spanduk + brosur | Rp200.000 |
Air + listrik | Estimasi 300 kg pakaian | Rp600.000 |
Upah karyawan | Gaji + uang makan/transport | Rp1.000.000 + Rp500.000 |
Total | Rp3.000.000 | |
Modal operasional baik itu untuk laundry konvensional maupun koin memiliki estimasi yang sama, yakni sekitar Rp3.000.000. Perihal karyawan adalah opsional. Kamu bisa mengandalkan tenaga orang lain atau mengatasi bisnismu secara mandiri.
Proyeksikan bahwa jumlah pelanggan dalam satu hari adalah 20 dengan masing-masing pakaian seberat 5 kg. Adapun dengan harga laundry setiap kilogramnya yakni Rp7.000, maka pendapatan per hari yang bisa diperoleh yakni 20 x Rp35.000 = Rp700.000.
Hari libur dalam sebulan biasanya 4 kali. Jadi, estimasi pendapatan bisa dikalkulasikan menjadi Rp700.000 x 26 = Rp18.200.000. Apabila biaya operasional per bulan yakni Rp3.000.000, maka estimasi laba sebesar Rp15.200.000.
Jika kamu menjalankan usaha laundry tanpa karyawan, maka kamu bisa mendapatkan laba sekitar Rp16.700.000. Selain itu, jika kamu memilih untuk menyewa tempat, maka estimasinya bisa lebih rendah daripada nominal tersebut.
Selesai dengan topik mengenai modal, maka pembahasan selanjutnya yakni seputar tips agar sukses dalam membuka usaha laundry. Di bawah ini merupakan beberapa hal yang dapat dilakukan:
Telah disinggung pada pembahasan sebelumnya bahwa lokasi untuk usaha laundry sangat diimbau untuk strategis dan mudah dijangkau oleh target pasar. Jadi, pastikan untuk melakukan survei tempat-tempat yang memenuhi kedua aspek tersebut sebelum mantap membuka usaha laundry.
Jika kamu sudah memiliki properti pribadi yang bersifat demikian, maka kamu tidak perlu lagi untuk menyewa atau membeli tempat untuk usaha laundry.
Setelah melakukan perhitungan modal usaha laundry secara terperinci, kamu bisa mempersiapkan anggaran yang dibutuhkan. Jika sudah dirasa cukup, lakukan pembelian perlengkapan dan peralatan yang sudah direncanakan. Jangan lupa juga untuk segera menyewa tempat jika dibutuhkan.
Kamu wajib memastikan bahwa seluruh stok perlengkapan usaha laundry dalam jumlah yang memadai. Jadi, pastikan untuk menemukan pemasok perlengkapan yang tepercaya. Dengan begitu, kualitas hasil laundry bisa baik.
Dalam menentukan harga jasa laundry, kamu bisa menilik beberapa kompetitor. Selain itu, kamu bisa menyesuaikannya dengan biaya operasional per bulan yang dihabiskan. Sembari mengkalkulasikannya secara matang, pastikan harga tersebut ramah di kantong.
Setelah tempat, peralatan, perlengkapan, dan penentuan harga siap, maka langkah selanjutnya yakni mempelajari dan menerapkan bagaimana cara mencuci, mengeringkan, menyetrika, hingga mengemas pakaian secara efektif. Jika kamu membuka usaha laundry koin, maka terapkan peraturan yang efektif sehingga peralatan dan perlengkapan tidak mudah rusak atau habis.
Baca Juga: Laundry Kiloan: Usaha Rumahan Yang Menguntungkan
Kamu bisa melakukan promosi saat awal pembukaan usaha laundry. Usahakan untuk menciptakan promosi yang kreatif dan menarik target pasar. Selain saat pembukaan, kamu juga bisa menerapkan promosi saat hari-hari libur spesial, seperti libur sekolah, hari saya, dan lainnya.
Seperti yang telah dicontohkan pada pembahasan sebelumnya, kamu bisa mencantumkan biaya promosi pada perhitungan modal usaha laundry. Khususnya tabel biaya operasional.
Selain menerima dan menyerahkan pakaian dari pelanggan secara langsung di outlet laundry, kamu bisa menyediakan layanan penjemputan dan pengantaran. Jangan lupa untuk menyediakan kontak yang mudah dihubungi dan memberikan ongkir cuma-cuma bagi pelanggan dengan lokasi dalam jarak tertentu.
Usaha laundry memiliki banyak kompetitor. Maka dari itu, kamu wajib untuk mengamati mereka. Kamu bisa menjadikan mereka sebagai tolok ukur dalam menjalankan usaha, namun tetap diimbangi dengan evaluasi dan inovasi.
Agar usaha laundry berjalan lancar dan berkembang pesat, maka kamu bisa mempersiapkan sistem pengelolaan keuangan yang efektif. Apabila kamu masih awam terkait hal ini, maka kamu bisa mempelajarinya terlebih dahulu.
Itu dia pembahasan seputar tips menghitung modal dan tips membuka usaha laundry. Apakah kamu tertarik merintisnya? Kamu bisa mengajukan pinjaman modal usaha secara mudah dan cepat di Amartha.
Tak bisa dipungkiri, memang banyak sekali tantangan menjalankan usaha. Adakalanya pertumbuhan bisnis terhambat karena arus keuangan tidak lancar, serta kekurangan modal yang kian terjadi. Untuk menghindari hal itu, kamu bisa dapatkan pinjaman modal usaha dan pendampingan di Amartha.
Pengajuan pinjaman modal usaha di Amartha itu mudah, aman, dan terpercaya, dengan cicilan ringan dan jangka waktu pengembalian hingga 50 minggu. Pencairan dana juga cepat tanpa potongan admin. Yuk, cari tahu selengkapnya mengenai pinjaman kelompok mingguan Amartha.
Tags
08 Mar 2026