25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Investasi merupakan jawaban untuk menstabilkan kondisi finansial dalam jangka waktu yang cukup panjang. Investasi pun menjadi krusial karena dapat menjadi sumber pemasukan yang membantumu saat menghadapi perubahan ekonomi secara mendadak. Dengan memahami investasi secara tepat, kamu dapat memaksimalkan keuntungan finansial.
Di era digital yang berkembang sangat pesat ini, masyarakat pun semakin familiar dengan berbagai pilihan investasi secara online. Apalagi, saat ini telah hadir skema investasi yang semakin populer yakni financial technology (fintech) berjenis Peer to Peer (P2P) Lending.
Sejarah dan Perkembangan Peer to Peer Lending
Sebagai informasi, P2P Lending merupakan layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower) melalui sistem elektronik secara online.
Perlu kamu tahu, terdapat dua pendekatan menuju konsep Peer to Peer (P2P) Lending, yakni sebagai peminjam atau sebagai pendana. Layanan Peer to Peer (P2P) Lending ini berbasis teknologi informasi, jadi peminjam dan pemberi pinjaman melakukan segala proses transaksinya berbasis teknologi informasi.
Skema pendanaan gotong royong seperti Peer to Peer (P2P) Lending ini memungkinkan para peminjam yang pengajuan pinjamannya ditolak oleh bank atau institusi formal lainnya untuk mendapatkan modal alternatif dari akumulasi dana dari lender yang telah dihimpun platform P2P lending.
Bukan Cuma P2P, Ini Jenis Fintech Yang Wajib Kamu Tahu!
Ketika melakukan proses transaksi pada P2P Lending ini akan ada bunga yang diperoleh oleh lender per bulan atau per tahun. Sedangkan borrower akan dikenakan bunga setiap bulannya dari pinjaman yang diajukan itu, bunga yang diberikan juga tergantung dari kesepakatan (agunan, nilai pinjaman dan sebagainya) yang dibuat saat pengajuan pinjaman.
Pada perkembangannya, layanan Peer to Peer (P2P) Lending terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu P2P Lending Produktif dan P2P Lending Konsumtif. Adapun, di P2P Lending Konsumtif, pinjaman yang diberikan oleh Lender biasanya digunakan untuk kegiatan konsumtif yang tidak akan meningkatkan pendapatan, seperti shopping atau travel.
Perbedaan P2P Lending Produktif dan Konsumtif
Sementara itu, P2P Lending Produktif adalah P2P Lending yang menghubungkan antara calon Lender dengan pemilik usaha yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, sehingga usaha tersebut dapat meningkatkan pendapatannya.
Nah, salah satu platform Peer to Peer (P2P) Lending Produktif yang aman dan tepercaya adalah Amartha. Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech peer to peer lending (P2P) yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro di pedesaan.
Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech peer to peer lending (P2P) yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro di pedesaan. Didirikan sejak tahun 2010, Amartha menyasar para pelaku usaha mikro di pedesaan yang belum bisa mengakses kredit perbankan.
Amartha percaya dengan kemudahan akses permodalan untuk usaha mikro dan kecil akan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membangun ketahanan ekonomi, serta mewujudkan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. Hingga saat ini tercatat sudah ada lebih dari 500.000 perempuan di seluruh penjuru Indonesia telah menjadi mitra Amartha untuk diberdayakan.
Sudah berizin usaha dan diawasi OJK, Amartha merupakan Peer to Peer (P2P) Lending yang menggunakan sistem pengelolaan risiko terintegrasi di lapangan, teknologi, dan jaminan pendanaan dengan asuransi.
Dengan bergabung menjadi pendana di Amartha, kamu bisa mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Selain itu, pembayaran angsurannya juga dapat diambil kapan saja.
25 Feb 2026