Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

“Don’t put all your eggs in one basket”. Istilah itu pasti sudah tak asing lagi di dunia penanaman modal. Jika Anda mencari di laman pencari Google, Anda akan menemukan beragam arti dari istilah tersebut. Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti jangan taruh semua telur Anda di satu keranjang. Jika keranjang itu jatuh, maka semua telur akan jatuh dan pecah. Namun, jika Anda memiliki lebih dari satu keranjang, maka sebagian telur yang Anda taruh di keranjang lainnya akan aman. Nah, musibah dalam dunia investasi pun juga akan terjadi seperti hal tersebut. Dalam dunia investasi disebut, diversifikasi investasi.
Diversifikasi investasi merupakan suatu usaha untuk mengurangi risiko investasi dengan tidak fokus pada satu instrumen saja, tapi juga ke instrumen investasi lainnya. Diversifikasi investasi juga salah satu strategi yang dilakukan oleh para pakar ekonomi untuk memaksimalkan keuntungan yang didapatkannya. Diversifikasi ini berguna untuk mengatur dan membantu pendanaan agar tidak terlalu berisiko dan tetap menguntungkan. Dengan menempatkan dana yang kamu miliki ke berbagai instrumen investasi, maka Anda bisa mendapatkan rata-rata keuntungan yang lebih besar dengan risiko yang lebih rendah. Namun anda perlu ingat bahwa diversifikasi investasi harus memperhatikan beberapa aspek seperti jangka waktu investasi (pendek, menengah, atau panjang), keterampilan mengelola aset, serta tujuan investasi tersebut. Perbedaan Investasi Jangka Panjang dan Pendek
Anda bisa melakukan diversifikasi dengan menaruh investasi ke instrumen lain seperti peer to peer lending. Jadi, penghasilan Anda enggak akan benar-benar habis dan masih memiliki cadangan di instrumen lainnya. Salah satu perusahaan investasi peer to peer lending yang aman karena sudah mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah Amartha. Dengan mendanai di Amartha, anda bisa melakukan diversifikasi pendanaan dengan mudah, aman, dan nyaman. Amartha memberikan kemudahan untuk melakukan diversifikasi pendanaan dengan banyaknya pilihan jenis usaha mitra, keuntungan hingga 15% per tahun, dan turut memajukan usaha ibu-ibu di pelosok desa.
Lalu, bagaimana cara melakukan diversifikasi investasi di Amartha? Sebelum resmi menjadi mitra Amartha, calon mitra harus melakukan berbagai macam uji kelayakan terlebih dahulu oleh Business Partner (BP). Selanjutnya mitra akan dinilai dengan menggunakan kredit skor yang dibuat oleh Amartha. Kredit skor adalah adalah teknologi yang dibangun Amartha dan diterapkan untuk menyeleksi calon penerima pinjaman. Angka pada setiap credit scoring mewakili kemampuan mengembalikan angsuran dari setiap penerima pinjaman. Sistem kredit skor dirancang untuk membantu Anda menentukan pilihan pendanaan sesuai dengan profil risiko pribadi. Kredit skor di Amartha terbagi menjadi 6 yaitu A, A-, B, C, D, dan E. Selanjutnya diversifikasi dapat dilakukan dengan memilih beragam kredit skor yang tersedia di marketplace berdasarkan profil risiko yang Anda miliki.
Tags