02 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Bagi kamu yang aktif dalam sektor keuangan, pastinya tidak asing dengan apa itu OJK. Pasalnya, OJK merupakan salah satu lembaga resmi yang mengawasi kegiatan dalam bidang finansial atau keuangan.
OJK sendiri adalah singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan dan merupakan lembaga resmi negara yang memiliki tugas utama untuk mengawasi semua kegiatan terkait keuangan, baik itu dalam dunia perbankan maupun non-perbankan. Untuk mengetahui lebih jauh terkait OJK, mari simak informasi berikut!
OJK merupakan sebuah lembaga resmi dari pemerintah yang menyelenggarakan pengaturan dan pengawasan pada seluruh kegiatan yang bergerak dalam sektor keuangan dan non-keuangan.
Pengawasan yang diberikan pada sektor jasa keuangan, contohnya pasar modal. Sementara itu, di sektor non-keuangan OJK akan mengawasi asuransi, dana pensiun, dan berbagai lembaga pembiayaan lainnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, OJK bekerja secara independen tanpa ada pengaruh dari pihak lain. Pasalnya, lembaga ini memiliki fungsi dan wewenang yang jelas, baik dalam hal pengaturan, pengawasan, penyidikan, serta pemeriksaan.
Diketahui, lembaga OJK baru menjalankan tugas sepenuhnya di penghujung tahun 2013. Pada saat itu, pengawasan perbankan merupakan tugas Bank Indonesia, tapi dialihkan menjadi tugas OJK. Pada tahun-tahun sebelumnya, fungsi OJK berjalan secara bertahap hingga resmi berjalan sepenuhnya pada tahun 2013.
Setelah mengenal apa itu OJK, mari kenali juga wewenang dari lembaga pengawas keuangan ini. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, OJK memiliki sejumlah kewenangan. Adapun kewenangannya yaitu sebagai berikut:
Salah satu wewenang OJK dalam melaksanakan tugasnya yaitu menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan jasa keuangan, baik berupa peraturan ataupun keputusan terkait pengelolaan jasa keuangan. Dalam hal ini, OJK berhak mengadili atau memberi putusan terhadap suatu isu yang ada dalam lembaga suatu jasa keuangan.
Seperti yang diketahui dari apa itu OJK, lembaga pengawas keuangan ini memiliki kewenangan dalam memberikan izin dan peresmian untuk lembaga keuangan yang akan didirikan.
Perlu diketahui bahwa suatu jasa keuangan tidak boleh langsung menjalankan operasinya sebelum mendapat perizinan dari OJK. Tujuannya yaitu agar keamanan jasa keuangan tersebut lebih terjamin bagi masyarakat.
Tidak hanya memberikan izin operasi, OJK juga akan mengawasi kegiatan operasional dari jasa keuangan tersebut. Dalam hal ini, setiap aktivitas keuangan dari lembaga tersebut akan selalu dipantau oleh OJK.
Harapannya, dengan pengawasan ini lembaga keuangan tersebut akan menjalankan operasional keuangannya sesuai dengan standar, prosedur, dan kebijakan OJK. Dengan demikian, akan tercipta jasa keuangan yang tepercaya dan aman.
Bila ada jasa keuangan yang melakukan pelanggaran terhadap kebijakan yang sudah dibuat oleh OJK, OJK berhak memberikan teguran berupa sanksi yang sesuai dengan pelanggaran tersebut.
OJK juga berhak menindaklanjuti kasus tersebut, karena salah satu wewenangnya yaitu memberikan sanksi terhadap pelaku pelanggaran dalam sektor keuangan. Dengan demikian, pelaku akan mendapat efek jera dan tidak mengulangi pelanggaran tersebut.
Tidak hanya mengenal apa itu OJK dan wewenangnya, lembaga ini juga memiliki sejumlah tugas dan fungsi yang harus dijalankan. Adapun tugas dan fungsinya yaitu sebagai berikut:
Salah satu fungsi utama OJK adalah memastikan keamanan dalam transaksi keuangan. OJK memiliki standar dan regulasi yang ketat untuk melindungi dana nasabah. Tujuannya untuk memastikan bahwa lembaga keuangan yang beroperasi memiliki sistem operasional yang aman, serta mengawasi kepatuhan lembaga tersebut terhadap peraturan yang ada. Dengan demikian, OJK dapat memastikan bahwa setiap transaksi keuangan dilakukan dengan aman dan tidak merugikan masyarakat.
OJK juga memiliki tanggung jawab untuk mencegah terjadinya penipuan dan pelanggaran hukum di sektor keuangan. Melalui pengawasan yang ketat dan penerapan sanksi yang tegas terhadap pelanggar, OJK berusaha menjaga ekosistem keuangan di masyarakat.
OJK harus selalu mengawasi dan melakukan pemeriksaan terhadap semua lembaga keuangan yang sudah terdaftar. Tujuannya agar jasa keuangan tersebut menjalankan operasinya sesuai dengan kebijakan OJK dan tidak akan merugikan masyarakat.
Sebagian orang mungkin tidak menyadari jika OJK memiliki peranan yang cukup besar dalam peningkatan inklusi keuangan. Hal ini berkaitan dengan pemerataan akses fasilitas layanan keuangan di masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, OJK melakukan banyak usaha. Mulai dari kampanye Bulan Inklusi Keuangan, bekerja sama dengan metode pembayaran digital, dan usaha sejenis lainnya.
Salah satu tujuan utama OJK adalah menciptakan ekosistem keuangan yang menguntungkan bagi kedua pihak, yaitu institusi keuangan dan masyarakat. Perlu diketahui bahwa ada pihak yang memiliki peran penting dalam mewujudkan ekonomi dan keuangan yang sehat, salah satunya OJK.
Dengan peranan, wewenang, dan tugas OJK diharapkan mampu menciptakan kegiatan transaksi keuangan yang memberikan keuntungan bagi pihak jasa keuangan, masyarakat, ataupun pemerintah.
Selain beberapa fungsi di atas, OJK juga memiliki beberapa tugas lainnya, seperti:
Tujuan utama didirikannya OJK yaitu untuk mewujudkan kegiatan transaksi dalam sektor keuangan ataupun non-keuangan secara adil, transparan, teratur, dan memberikan perlindungan bagi pihak penyelenggara maupun nasabah. Tidak hanya itu, tujuan lainnya dari apa itu OJK, di antaranya:
Kehadiran OJK diharapkan dapat memberikan dukungan yang merata pada sektor jasa keuangan dan meningkatkan daya saing ekonomi.
Tidak hanya itu, OJK juga harus bisa menjaga kepentingan nasional. Dalam hal ini termasuk sumber daya manusia, pengendalian, pengelolaan, dan kepemilikan dalam sektor layanan keuangan dengan tetap mempertimbangkan aspek positif secara global.
Kini, kamu sudah mengenal apa itu OJK, tugas, fungsi, wewenang, hingga tujuan diciptakannya OJK. Oleh karena itu, sangat penting memilih lembaga keuangan yang sudah terdaftar di OJK, seperti microfinance marketplace Amartha.
Amartha sudah mengantongi izin serta diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan sejak tahun 2019. Amartha merupakan platform pendanaan yang menghubungkan investor dengan pengusaha UMKM di Indonesia dalam pembiayaan usaha. Dengan melakukan pendananaan di Amartha, maka kamu juga turut membantu pendanaan untuk UMKM di desa-desa Indonesia. Amartha kini telah berkontribusi untuk puluhan ribu UMKM desa, sehingga mereka bisa lebih mudah untuk mendapatkan pendanaan yang dipakai untuk modal maupun pengembangan usaha.
Sehingga kamu tidak hanya mendapatkan keuntungan, tetapi juga turut mendukung pemberdayaan perempuan dan pemerataan kesejahteraan. So, kalau kamu belum mulai melakukan pendanaan berdampak ini, yuk mulai dari sekarang mulai mendanai di prosperity platform Amartha.
Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS
Tags
05 Mar 2026