25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Umumnya orang yang baru akan memulai investasi akan sedikit kesulitan dalam menentukan jenis investasi yang cocok untuk dirinya. Yang paling sering terjadi adalah kebingungan untuk menentukan pilihan menjadi investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang.
Seperti yang telah diketahui, dalam dunia investasi, kamu akan mengenal istilah investasi untuk jangka pendek maupun investasi untuk jangka panjang. Namun, perlu kamu tahu, kedua jenis investasi ini sebenarnya punya karakteristik yang sangat bertolak belakang.
Kesalahan yang sering dilakukan oleh para investor pemula adalah hanya melihat dari sisi keuntungan saja dalam memilih investasi. Padahal, ada banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis investasi, seperti kebutuhan dan tujuannya.
Sebelum memilih melakukan investasi jangka pendek maupun investasi jangka panjang, ada baiknya kamu tahu karakteristiknya.
Nah, berikut ini adalah karakteristik yang membedakan investasi jangka pendek maupun investasi jangka panjang!
Karakteristik Investasi Jangka Pendek:
Karakteristik Investasi Jangka Panjang:
Kebanyakan investor yang sudah berpengalaman cenderung lebih memilih berinvestasi dalam jangka panjang. Pasalnya, investasi jangka panjang akan lebih memaksimalkan efek compounding.
Investasi Dengan Skema Compounding Lebih Menguntungkan, Kenapa?
Sebagai informasi, efek compounding merupakan kemampuan sebuah aset yang mampu menghasilkan keuntungan yang kembali diinvestasikan, agar kemudian mampu menghasilkan keuntungan lagi. Artinya, efek compounding bisa dikatakan sebagai efek yang menghasilkan pendapatan dari pendapatan sebelumnya.
Selain itu, investasi jangka panjang juga meminimalisir potensi risiko. Meski durasinya lebih lama, investasi jangka panjang terbukti mampu meningkatkan nilai uang yang diinvestasikan secara konsisten. Apalagi, kestabilan laju investasi jangka panjang memungkinkan tingkat stabilitas yang jauh lebih besar dan risiko yang jauh lebih rendah daripada investasi jangka pendek.
Terakhir, investasi jangka panjang juga ideal untuk pemenuhan berbagai kebutuhan yang sifatnya diperlukan di masa depan seperti biaya pernikahan, biaya pendidikan anak, hingga dana pensiun.
Semua kebutuhan jangka panjang tersebut dapat dipenuhi dengan imbal hasil investasi jangka panjang. Investor hanya perlu bersabar karena waktu yang dibutuhkan memang lebih lama.
Meski menguntungkan, investasi jangka pandang jelas membutuhkan kesabaran yang lebih karena imbal hasil baru bisa didapatkan dalam waktu yang cenderung lebih lama dari investasi jangka pendek.
Terlepas dari hal tersebut, menentukan untuk berinvestasi jangka panjang ataupun jangka pendek adalah keputusan yang harus kamu buat sendiri. Nah, selamat mencoba!
Tags
25 Feb 2026