25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Menurut Federal Reserve, kebanyakan orang di Amerika Serikat tidak siap dalam memasuki masa pensiunnya. Hanya 36% orang yang diketahui berada dalam jalur yang tepat dalam mempersiapkan tabungan pensiun mereka.
Sebuah survei terpisah dari Insured Retirement Institute menemukan bahwa sebagian besar pekerja tidak punya dana pensiun yang cukup. Mereka juga diketahui tidak punya cukup waktu untuk menyisihkan lebih untuk mengejar ketertinggalannya.
Hal ini menjadi masalah yang ditimbulkan karena resesi dari pandemi Covid-19. Bagi sebagian orang, pandemi Covid-19 jelas memperburuk masalah ini. Menurut sebuah studi dari Age Wave dan Edward Jones, sepertiga orang di Amerika Serikat diketahui berhenti menyimpan dana pada rekening pensiun mereka saat ini.
Anqi Chen, asisten direktur penelitian tabungan pada Center for Retirement Research di Boston College mengatakan bahwa pekerja berupah rendah malah tidak punya akses ke rencana tabungan pensiun dan juga dirugikan dengan PHK karena pandemi Covid-19.
Meski begitu, menabung untuk dana pensiun adalah salah satu hal terpenting yang dapat kamu lakukan. Berikut ini adalah beberapa cara untuk kembali mempersiapkan dana pensiun dengan menabung jika sudah tertinggal!
Baca Juga: 3 Hal Yang Perlu Dilakukan Jika Ingin Pensiun Dengan Bahagia

Pada dasarnya, hal terbaik untuk menyiapkan dana pensiun adalah ketika memulainya sejak muda. Meski begitu, Abbey Henderson yang merupakan seorang financial planner yang berbasis di Massachusetts, Amerika Serikat menyebutkan bahwa tidak perlu berkecil hati jika kamu tidak mulai menabung untuk dana pensiun sejak usia muda.
“Biasanya yang terpikirkan oleh orang-orang ini perasaan merasa tertinggal, jadi tidak bisa menebusnya, akhirnya mereka pun tidak mencobanya,’” katanya.
Menurut Henderson, meski hanya menyisihkan dengan nominal kecil setiap bulannya, ada baiknya untuk segera dimulai. Jika kamu bisa meningkatkan dana yang kamu sisihkan, maka ini bisa juga dilakukan.
Miliki campuran aset yang tepat dalam portofolio investasi berdasarkan toleransi risikomu. Saham, misalnya, lebih berisiko daripada obligasi tetapi memberikan return yang lebih tinggi.
Atau bisa juga investasi di P2P Lending seperti Amartha yang memberikan bagi hasil hingga 15% flat per tahun.
Pada dasarnya, kamu dapat mengambil lebih banyak risiko ketika berusia muda. Dengan begitu, kamu punya waktu cukup untuk memperbaiki portofoliomu jika mengalami kerugian.
Alih-alih pensiun total, pertimbangkan untuk mengurangi jam kerjamu ataupun menjadi pekerja paruh waktu saat memasuki masa pensiun. Hal ini juga akan memungkinkan kamu untuk menunda Jamsostek selama, sehingga kamu mendapatkan manfaat yang lebih banyak.
Menurut Henderson, jangan jatuh ke dalam perangkap untuk tidak memperhitungkan inflasi ke dalam rencana pensiunmu.
Sebaiknya miliki diversifikasi yang cukup dalam portofolio investasi, termasuk mungkin beberapa properti atau komoditas yang disesuaikan dengan inflasi, dan tetap berpegang pada program kamu.
Perlu diingat, jamsostek bisa dibilang adalah komoditas terbaik dari inflasi.
Pikirkan tentang seperti apa tahun-tahun yang akan kamu jalani dalam memasuki masa pensiun.
“Sangat penting untuk memiliki visi tentang pensiun yang sebenarnya karena itu jauh lebih memotivasi,” kata Henderson
Nah, itulah beberapa cara untuk kembali mempersiapkan dana pensiun dengan menabung jika sudah tertinggal. Semoga informasi ini bermanfaat buatmu ya!
Tags
02 Mar 2026