25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Selama pandemi Covid-19, hampir seluruh kegiatan sebagian besar seperti bekerja, belajar, ibadah maupun bermain dilakukan di rumah. Karena itu, menghabiskan waktu di rumah dalam masa yang panjang tentunya akan menimbulkan rasa bosan. Untuk melawan rasa bosan, tidak sedikit orang yang memilih menghabiskan waktunya dengan bermain game, terutama game online di smartphone.
Pada semester pertama tahun 2020, perusahaan analitik mobile bernama App Annie meluncurkan laporan tentang kebiasaan masyarakat dalam menggunakan ponsel sepanjang periode tersebut. Berdasarkan laporan tersebut, penggunaan mobile selama semester pertama tahun 2020 tersebut. Adapun, jumlah pengeluaran pengguna smartphone perihal belanja aplikasi secara global mencapai 50 miliar dollar AS (sekitar 738 triliun Rupiah).
Sepanjang semester pertama 2020, aplikasi dan game di App Store serta Play Store tercatat diunduh sebanyak 64 miliar kali. Angka ini naik 5 persen jika dibandingkan dengan total unduhan pada tahun lalu dan naik 10 persen jika dibandingkan dengan semester 2 2019.
Perlu kamu tahu, mobile game sekarang telah dianggap sebagai bagian dari core gaming, yang selama ini hanya identik dengan game PC atau konsol. Tak hanya itu, board game juga mulai tersedia dan banyak diunduh sebagai mobile game. Contohnya adalah mobile game Scrabble Go mengalami pertumbuhan sebesar 455 persen di Prancis pada Q2 2020 dan 375 persen di Kanada di Q1 2020.
Indonesia sendiri berada di urutan ketiga dalam grafik peningkatan jumlah game yang dimainkan tiap bulannya selama pandemi Covid-19. Urutan pertama dihuni oleh India dengan persentase 35 persen, kedua adalah Rusia sebesar 30 persen, dan Indonesia sebesar 26 persen.
Belum lama ini, game online berjudul Among Us mengalami kenaikan pengguna dalam sebulan terakhir. Among Us sendiri hadir di Steam sebagai layanan distribusi game digital sejak akhir tahun 2018. Meski begitu, popularitasnya menanjak baru-baru ini seiring masyarakat yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan kepopuleran meme tentang game ini di media sosial.
Data Steam Chart mencatat bahwa jumlah pemain game Among Us hanya 3.835 do tanggal 20 Juli 2020. Jumlahnya melonjak menjadi 73.159 pada tanggal 24 Agustus 2020 dan mencapai 438.524 orang di tanggal 21 September 2020.
Peningkatan jumlah unduhan game online, khususnya di smartphone ini terjadi salah satunya karena anjuran WHO yang meminta masyarakat untuk bermain game selama penerapan social distancing dan physical distancing. WHO dan 18 pengembang game global pun turut mengkampanyekan #PlayApartTogether.
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berjalan hingga kini, penjualan game digital diketahui berhasil memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Berdasarkan laporan SuperData dari Nielsen, jumlah uang yang dihabiskan untuk belanja game tumbuh 11% secara tahunan menjadi US$ 10 miliar atau sekitar Rp 155 triliun di bulan Maret lalu.
Selain membeli berbagai game digital dan memainkannya, ada baiknya jika kamu tetap menyisihkan penghasilan untuk berinvestasi sebagai proteksi di tengah pandemi Covid-19 ini. Nah, instrumen investasi masa kini yang patut kamu coba adalah dengan bergabung menjadi pendana di Amartha.
Pasalnya, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan
25 Feb 2026