25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Paylater merupakan salah satu metode pembayaran dengan cicilan atau angsuran tanpa kartu kredit. Diperlukan cara bijak pakai Paylater agar tidak membuat kita semakin boros.
Umumnya saat kita ingin membeli suatu barang, kita bisa menggunakan kartu kredit untuk metode pembayarannya. Sayangnya tidak semua masyarakat memiliki kartu kredit. Maka dari itu Paylater hadir sebagai alternatif.
Perkembangan Paylater tidak hanya digunakan untuk membayar kebutuhan seperti alat elektronik saja, melainkan kini bisa digunakan di dompet digital seperti GoPay dan OVO.
Karena penggunaannya yang sudah merambah pada kebutuhan dasar, maka diperlukan sikap yang bijak oleh tiap penggunanya agar tidak merusak arus keuangan.
Simak tips berikut agar dapat menggunakan fitur Paylater dengan bijak:
Sebelum membahas mengenai tips bijak menggunakan Paylater, pastikan kita sebagai pengguna memahami risiko yang kemungkinan ada. Risiko-risiko tersebut adalah:
1. Menyebabkan Perilaku Konsumtif
Seperti yang disebutkan di atas, fitur paylater kini berkembang ke kebutuhan dasar manusia seperti makanan dan lain sebagainya. Belum lagi ada sejumlah promo menarik yang diberikan apabila menggunakan Paylater. Keadaan ini tanpa sadar akan mendorong kita untuk melakukan impulsive buying.
2. Biaya Yang Tidak Disadari
Sama seperti penggunaan kartu pembayaran biasa, Paylater turut memberikan sejumlah biaya seperti biaya administrasi, bunga dan atau denda.
3. Cyber Crime
Transaksi digital memberikan kemudahan akan kecepatan dan kepraktisannya, meskipun begitu tetap ada bahaya yang mengintainya seperti cyber crime. Pastikan kita untuk mengaktifkan fitur keamanan terbaru agar akunmu tidak mudah diretas.
1. Pilih Platform Yang Terpercaya
Langkah pertama yang dilakukan apabila ingin menggunakan Pay Later adalah memilih platform penyedia layanan yang terpercaya dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
2. Perhatikan Syarat dan Ketentuan
Setelah memilih penyedia layanan yang terpercaya, sekarang waktunya membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang diberikan tiap penyedia.
Perhatikan syarat dan ketentuan seperti tenor cicilan, bunga, batas pinjaman, denda, dan biaya tambahan lainnya. Pastikan syarat dan ketentuan tersebut tidak memberatkan kita sebagai pengguna.
3. Gunakan untuk Keperluan Mendesak
Menggunakan Pay Later untuk kebutuhan mendesak seperti sakit, kecelakaan, bencana alam, dan lain sebagainya merupakan salah satu langkah yang bijak.
Meski begitu, setelahnya kita wajib untuk menyiapkan dana darurat. Nominalnya berbeda setiap orang, namun idealnya 6-12 kali dari pengeluaran bulanan. Ada banyak cara mengumpulkan dana darurat seperti menabung dan melakukan investasi.
Salah satu instrumen investasi yang bisa dicoba adalah investasi P2P Lending Amartha. Pasalnya, Amartha menawarkan keuntungan hingga 15% flat per tahun. Dana yang disalurkan juga untuk modal usaha yang disertai pendampingan dan pelatihan.
4. Manfaatkan Promo Tapi Jangan Kalap
Untuk menarik perhatian pengguna baru, Pay Later memberikan sejumlah promo yang menarik. Tidak ada salahnya memanfaatkan promo tersebut karena bisa membantu kita agar lebih hemat. Namun, pastikan tidak kalap saat menggunakannya. Gunakan promo yang sesuai dengan kebutuhan.
Tags
25 Feb 2026