25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Baru-baru ini Indonesia kembali dibuat tegang dengan berita kehadiran varian baru dari virus Covid-19, virus tersebut yaitu Omicron. Setelah beberapa tahun ini Indonesia digempur habis-habisan oleh Covid-19.
Saat ini, keadaan perekonomian penduduk Indonesia masih belum pulih dan Indonesia sudah harus bersiaga menghadapi virus varian baru ini. Ini pasti akan membuat keadaan rakyat kecil semakin sulit.
Omicron adalah varian baru dari virus Covid-19 yang merupakan varian ke 13. Kabarnya, virus ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan Bostwana. Nama lain dari virus ini adalah B.1.1.529.
Beberapa saat yang lalu, Indonesia juga tengah digegerkan dengan kabar bahwa virus B.1.1.529 ini telah masuk ke Bekasi. Namun ternyata kabar tersebut tidak benar dan ditepis langsung oleh beberapa pihak, termasuk Kementrian Kesehatan RI.
Dr. Maxi Rein mengatakan jika varian tersebut belum ditemukan. Dalam kesempatan yang lain, Dinas Kabupaten Bekasi turut menambahkan jika kabar yang beredar tersebut tidak benar. Karena pasien yang ditemukan terjangkit corona itu bukan terinfeksi virus B.1.1.529.
Baca Juga: Alternatif Uji Covid-19 dengan Tes PCR Saliva, Ini Harga dan Tempatnya!
Kabar terbaru yang dikutip dari berbagai sumber, saat ini memang telah ditemukan pasien positif Covid-19 dengan varian terbaru yaitu varian Omicron. Dari tiga orang yang diperiksa, ternyata ditemukan satu orang yang telah terkena varian virus Corona terbaru ini.
Pasien yang telah terinfeksi tersebut dikatakan tidak mengalami gejala apapun. Diketahui, pasien tersebut merupakan petugas kebersihan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Ia diketahui positif setelah melakukan pemeriksaan rutin pada tanggal 8 Desember.
Satu orang yang terinfeksi ini kemudian membuat pemerintah mengungkap 5 kasus lainnya. Dua diantaranya sedang menjalani karantina di Wisma Atlet. Dua orang tersebut merupakan warga negara Indonesia yang baru saja kembali dari Amerika Serikat dan Inggris.

Karena ternyata banyak berita simpang-siur beredar mengenai virus varian terbaru ini, berikut kami berikan fakta sebenarnya mengenai varian ke-13 virus Corona ini.
Virus B.1.1.529 ini kabarnya sangat menular di Afrika Selatan, namun hal tersebut belum tentu berlaku sama jika di negara lain. Kabar tersebut didapatkan dari Menurut National Institutes of Health.
Collins, mengatakan jika di Afrika Selatan varian ini sangat cepat menyebar. Namun, hingga saat ini para peneliti masih melakukan penelitian untuk memastikan seberapa cepat virus ini dapat menular dibandingkan varian delta atau varian lainnya.
Saat ini, WHO masih melakukan penelitian tentang dampak dari virus ini. Apakah varian ini bisa memberikan dampak berlebihan pada kesehatan dibanding varian sebelumnya, atau tidak.
Gejala yang dialami oleh pengidap virus B.1.1.529 ini kabarnya hampir sama dengan varian delta. Gejala yang dialami bisa bervariasi dari mulai tingkat ringan hingga tingkat parah. Meskipun begitu, Coetze mengingatkan agar masyarakat selalu waspada.
B.1.1.529 ini memiliki sekitar 30 mutasi pada protein lonjakan virus corona. Dari 30 mutasi tersebut, ditemukan 26 mutasi yang cukup unik dan tidak ditemukan pada varian sebelumnya.
Sampai tulisan ini dibuat, vaksinasi Covid-19 masih dinilai menjadi perisai yang cukup kuat untuk menghindari berbagai jenis varian yang kemungkinan muncul dari Covid-19. Apalagi jika kamu sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan booster.
Itulah beberapa fakta mengenai Omicron. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan persiapkan keuangan dengan mengikuti investasi P2P lending Amartha. Investasi aman karena sudah terdaftar di OJK. Untungnya bisa sampai 15% flat per tahun, lho!
02 Mar 2026