25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Memiliki anak tentunya menjadi keinginan bagi setiap pasangan yang telah menikah. Meski begitu, tidak setiap pasangan yang telah menikah akan langsung dikaruniai anak. Terkadang ada beberapa pasangan menikah yang mengalami masalah infertilitas Bagi pasangan menikah yang belum juga dikaruniai momongan, program bayi tabung menjadi salah satu solusinya.
Dalam dunia kedokteran, bayi tabung dikenal dengan istilah Intra-Cystoplasmic Semen Injection (ICSI). Secara umum, rekayasa medik ini juga disebut sebagai In-Vitro Fertilization (IVF).
Secara harfiah, arti dari in-vitro adalah 'dalam tabung (gelas)', sehingga teknik ini bisa diterjemahkan sebagai hasil pembuahan bayi tabung.
Karena itu, program bayi tabung dapat disebut sebagai teknik reproduksi bantuan yang dihasilkan melalui proses pembuahan sel telur oleh sperma di dalam tabung laboratorium atau cawan petri dan dimasukkan kembali ke dalam rahim wanita.
Pada umumnya, program bayi tabung dianjurkan untuk pasangan yang tidak memiliki anak karena mengalami masalah kesuburan seperti berikut:
Adapun, syarat yang harus dipenuhi dari program bayi tabung adalah:
Biasanya, program bayi tabung membutuhkan waktu sekitar empat sampai enam minggu. Sebagai informasi, ada empat langkah yang harus dilakukan oleh para pasangan untuk menyelesaikan satu siklus IVF:
Pada akhirnya, karena jumlah yang pasangan yang sukses menjalani program bayi tabung membuat banyak rumah sakit di Indonesia mulai mengembangkan program ini. Jika sebelumnya, program bayi tabung hanya dapat dinikmati oleh kalangan atas lantaran biaya yang dihabiskan mencapai Rp 70 juta (paling rendah).
Saat ini, beberapa klinik dan rumah sakit di Indonesia mulai bersaing menawarkan program bayi tabung dengan harga kurang dari Rp 50 juta, bahkan Rp 15 juta. Meski di masa sekarang terbilang lebih terjangkau untuk mengikuti program bayi tabung, tentunya kamu dan pasangan tetap harus menyiapkan dananya sedini mungkin.
Nah, salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan dana ketika ingin mengikuti program bayi tabung adalah dengan berinvestasi. Salah satu instrumen investasi masa kini yang patut kamu coba adalah dengan bergabung menjadi pendana di Amartha.
Pasalnya, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Apalagi, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.
25 Feb 2026