25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Perlu diketahui, perak adalah salah satu jenis logam mulia. Layaknya logam mulia lain seperti emas, perak juga dapat digunakan sebagai instrumen investasi.
Namun, pada dasarnya logam mulia seperti emas dan perak lebih tepat disebut sebagai pelindung nilai uang. Sebab, logam-logam ini tidak terpengaruh inflasi.
Nah, jika kamu menginginkan diversifikasi investasi logam mulia selain emas, perak sangat patut dipertimbangkan. Berikut ini adalah nilai plus dan minus dari investasi perak!
1. Memerlukan Dana Investasi yang Lebih Sedikit Dibandingkan Emas
Investasi emas memang menggiurkan. Namun, jika kamu adalah seorang perintis atau baru mencoba berinvestasi pada logam mulia, perak bisa diandalkan. Jumlah uang yang akan dikeluarkan pada investasi perak cenderung lebih kecil. Kendati demikian, nilai kembali yang akan kamu dapatkan tidak kalah besar dari investasi emas.
2. Kenaikan Harga Perak Lebih Besar Dibandingkan Emas
Dibandingkan emas, pasar untuk perak terbilang kecil. Saking kecilnya, perubahan permintaan yang signifikan di sektor industri bisa membuat harga perak melonjak drastis. Sebagai informasi, perak memang kerap digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai sektor industri.
Selain, itu berdasarkan tren tahun ke tahun, harga perak batangan diketahui memang meningkat lebih tinggi dibandingkan. Sebagai contoh, di tahun 2008 hingga 2011, diketahui harga perak naik hingga 448%. Sementara itu, pada periode yang sama, nilai emas hanya naik 166%.
3. Permintaan Pasar yang Luas
Permintaan terhadap perak secara global diketahui sangatlah besar. Pasalnya, dari total produksi perak di seluruh Dunia, 56%-nya digunakan untuk keperluan berbagai industri. Hal ini berbeda dengan emas yang hanya digunakan sekitar 12% untuk kepentingan aneka industri.
4. Jumlahnya Terbatas
Jika dibandingkan dengan emas. Jumlah cadangan perak di seluruh Dunia cenderung jauh lebih kecil. Dengan tingkat permintaan yang tinggi, jumlah perak yang terbatas akan membuat harganya lebih stabil dan meningkat setiap tahunnya.
Menakar Investasi Emas dan P2P Lending, Lebih Untung Mana?
1. Perawatan Perak Cenderung Sulit
Tidak seperti emas, perak lebih mudah teroksidasi terutama jika tidak dirawat dengan baik. Oksidasi perak akan membuat perak menjadi lebih kusam sampai dengan bernoda hitam, hal ini akan membuat perak tidak laku di pasaran.
2. Informasi Penjualan Perak Masih Terbatas
Pasar perak termasuk pasar yang kecil, oleh karena itu informasi mengenai perak sulit didapatkan. Keterbatasan informasi ini yang menjadikan investor kurang berminat pada perak. Walaupun begitu, kamu masih dapat membeli perak secara resmi melalui PT ANTAM atau tempat penjualan emas atau perak resmi lainnya. Sedangkan untuk pembelian perak dalam bentuk perhiasan, kamu dapat membelinya melalui toko perhiasan pada umumnya.
3. Gampang Dipalsukan
Baik perak batangan lokal maupun perak batangan impor, keduanya sangat mudah dipalsukan. Bagi investor yang kurang paham akan cara membedakan perak asli dan palsu, investasi perak akan relatif berisiko tinggi.
Antara Emas Fisik dan Emas Digital, Mana yang Lebih Untung?
Well, itulah nilai plus dan minus dari investasi perak. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya!
Tags
25 Feb 2026