05 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah ‘nasabah prioritas’. Terdengar keren, bukan? Namun, apakah kamu sudah tahu apa sebenarnya maksud dari istilah tersebut? Lalu, apa benar ada berbagai syarat untuk bisa masuk dalam kategori tersebut?
Artikel kali ini akan menjelaskannya untuk kamu, lengkap dengan berbagai syarat yang perlu kamu penuhi jika ingin masuk dalam kategori ‘prioritas’ yang satu ini.
Nasabah prioritas adalah kategori nasabah pilihan yang memiliki akses untuk berbagai layanan eksklusif dari pihak bank.
Ini merupakan layanan istimewa atau pelayanan khusus yang hanya bisa dinikmati oleh nasabah yang memiliki status ‘prioritas’. Misalnya, kamu bisa mendapatkan informasi produk dan pomo lebih dulu dibandingkan nasabah biasa.
Manfaat lainnya yang umumnya bisa kamu dapatkan jika menjadi nasabah prioritas yaitu:
Jika kamu merupakan nasabah prioritas, maka kamu tidak perlu mengambil nomor antrean bank pada umumnya. Kamu bisa langsung masuk melalui jalur khusus dan bahkan akan dilayani di ruangan khusus.
Ruangan VIP tentunya lebih nyaman, karena terdapat berbagai fasilitas yang bisa kamu nikmati. Pelayanannya pun cepat, sehingga tak perlu menunggu lama seperti nasabah biasa.
Nasabah prioritas umumnya mendapatkan layanan personal banker. Ini adalah layanan konsultasi gratis terkait keuangan, langsung bersama ahlinya, para financial planner.
Kamu bisa memanfaatkannya untuk berkonsultasi tentang modal usaha, investasi, dana pensiun, dan berbagai kebutuhan keuangan kamu.
Nasabah prioritas umumnya mendapatkan bunga yang lebih rendah untuk berbagai keperluan keuangannya di bank tersebut.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan berbagai diskon belanja serta akses khusus. Misalnya, akses gratis bagasi pesawat dan lounge di bandara.
Selanjutnya, kamu bisa mendapatkan berbagai hadiah khusus yang memang diperuntukkan bagi nasabah prioritas. Misalnya, saat hari ulang tahun bank atau hari-hari besar lainnya.
Kamu juga bisa memiliki akses gratis untuk mendapatkan safe deposit box, sehingga bisa menyimpan berbagai barang berharga dengan aman.
Setelah memahami pengertiannya, kamu mungkin bertanya apa saja syarat untuk masuk dalam kategori ini. Apakah benar kata kebanyakan orang, bahwa hanya orang-orang tertentu yang bisa?
Pada dasarnya, jawabannya ‘iya’, karena ada berbagai syarat yang perlu kamu penuhi jika ingin menjadi nasabah prioritas suatu bank atau lembaga keuangan lainnya.
Setiap bank memiliki kriteria dan syarat khususnya tersendiri dalam hal ini. Namun, sebagai gambaran awal, di bawah ini adalah berbagai syarat umum yang perlu kamu penuhi:
Syarat pertama, tentu saja calon nasabah harus bisa memenuhi standar verifikasi identitas, atau yang sering disebut dengan verifikasi “Know Your Customer”.
Hal ini dilakukan dengan proses pengecekan identitas. Biasanya, ini adalah proses awal ketika calon nasabah prioritas akan membuka rekening di bank tertentu.
Tujuan dilakukannya verifikasi yakni untuk memastikan, apakah calon nasabah tersebut terhindar dari fraud maupun pencucian uang.
Proses setelah verifikasi “Know Your Customer” yakni pengecekan sumber dana. Tahap ini sangat penting, karena pihak bank perlu mengetahui apa saja sumber dana yang dimiliki calon nasabah prioritas.
Sumber dana yang umum yakni dari gaji, dan hasil usaha atau bisnis, dan berbagai pendapatan lainnya.
Seseorang bisa saja memiliki berbagai sumber dana dan hal ini perlu diketahui pihak bank. Dengan demikian, pihak bank bisa mempertimbangkan apakah calon nasabah tersebut sesuai dalam kriteria ‘prioritas’ atau tidak.
Poin ini berhubungan dengan poin sebelumnya. Salah satu pentingnya sumber dana dalam syarat menjadi nasabah prioritas yakni karena nasabah dalam kategori ini perlu mempertahankan saldo dalam jumlah tertentu dan dalam periode tertentu di rekeningnya.
Dalam hal ini, setiap bank memiliki kriteria nominalnya masing-masing. Untuk mengetahui lebih detail tentang hal ini, kamu bisa mengunjungi situs resmi bank atau bertanya langsung ke bagian customer service.
Jika ternyata kamu masih belum memenuhi syarat menjadi nasabah prioritas di salah satu bank, kamu bisa saja mempertimbangkan bank lainnya yang memiliki syarat nominal saldo lebih rendah.
Jadi, dalam memilih bank ketika akan membuka rekening prioritas, sangat penting untuk memahami persyaratan nominal saldo ini.
Syarat selanjutnya yang juga tidak kalah penting yakni nasabah tidak boleh masuk dalam kategori blacklist bank atau daftar hitam Bank Indonesia (BI).
Hal yang dimaksud blacklist bank di sini yakni rekam jejak yang merugikan pihak tertentu atau rekam jejak yang tidak baik.
Contohnya yaitu nasabah yang gagal melunasi kreditnya di bank tertentu, memiliki riwayat angsuran yang macet, pernah melakukan penarikan terhadap cek kosong, atau hal-hal lainnya yang dapat mempersulit kinerja bank.
Jika seseorang masuk ke dalam salah satu dari contoh tersebut, maka bisa jadi akan sangat sulit untuk menjadi nasabah prioritas di berbagai bank.
Maka dari itu, sangat penting untuk memiliki rekam jejak yang baik dari berbagai aspek keuangan, terutama jika berurusan dengan pihak bank.
Istilah ‘nasabah prioritas’ dan ‘investasi’ mungkin saja sering disandingkan dalam berbagai percakapan, karena keduanya terdengar sangat ‘mahal’.
Namun, apakah kamu harus menjadi nasabah prioritas dulu jika ingin menjadi seorang investor?
Memang benar, bahwa kamu perlu sumber dana yang cukup tinggi untuk menjadi nasabah prioritas, sesuai dengan berbagai kriteria di atas. Hal ini membuat tidak semua orang bisa masuk dalam kategori ini dengan mudah.
Namun, lain halnya dengan investasi, karena kamu bisa memilih berbagai jenis investasi yang sesuai dengan pendapatan atau sumber dana kamu.
Lalu, tidak semua investasi mewajibkan kamu untuk menjadi nasabah prioritas terlebih dahulu. Misalnya, dengan menjadi investor di Amartha yang bisa dilakukan semua orang.
Lalu, tidak semua investasi mewajibkan kamu untuk menjadi nasabah prioritas terlebih dahulu. Kamu bisa menjadi investor pemula dengan memulai investasi di Amartha melalui Amartha Prosper.
Amartha Prosper adalah Pelopor investasi untuk akar rumput dengan tujuan lebih besar, memberdayakan masyarakat desa dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Investasi Bertujuan Lebih
Beragam Sektor dan Dampak Inklusif
Fleksibilitas untuk Pertumbuhan Penuh Makna
Grassroots Growth Fund adalah produk investasi akar rumput dengan beragam sektor, imbal hasil lebih tinggi dan ciptakan perubahan nyata. Bangun legasi dengan diversifikasi aset, layanan eksklusif, dan analisa portofolio yang mendalam untuk dampak yang berkelanjutan.
Dengan grassroots growth fund, kamu bisa nikmati keistimewaan eksklusif seperti di bawah ini:
Bonus Spesial
Tanpa Biaya Admin dan Potongan Lainnya
Mendorong Pertumbuhan UMKM
Relationship Team Terdedikasi
Apa keistimewaan layanan Amartha Prosper?
1. Investasi Anda mendorong pertumbuhan UMKM perempuan di desa secara langsung
2. Fleksibilitas dalam memilih sektor dan strategi sesuai tujuan dan profil risiko Anda
3. Raih potensi imbal hasil kompetitif yang mendorong perubahan nyata
Tak perlu khawatir, setiap individu yang telah terverifikasi dan memiliki akun di aplikasi AmarthaFin (platform Amartha) dapat mulai berinvestasi dan berkontribusi langsung pada pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia.
Gimana? sudah siap untuk mendukung UMKM untuk membangun negeri? jangan tunggu jadi nasabah prioritas untuk memulai investasi berdampak dan tentunya ada Relationship Manager kami yang siap membantu! Ayo mulai investasi di Amartha dengan cara download aplikasi AmarthaFin sekarang!
Tags
08 Mar 2026