25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Bila banyak orang yang ingin menabung setiap bulan, beberapa orang justru terlalu berlebihan menabung. Menabung berlebihan atau oversaving sekarang ini menjadi salah satu istilah yang sering dilontarkan.
Menabung pada dasarnya merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyisihkan pendapatan secara berkala serta menyimpan dana untuk kebutuhan di masa mendatang.
Bila menabung merupakan kegiatan untuk menyisihkan pendapatan, oversaving adalah kegiatan menabung yang dilakukan secara berlebihan, bahkan terkesan tidak masuk akal.
Contohnya saja seperti kamu memiliki penghasilan Rp10 juta per bulan, dari pendapatan tersebut, kamu menggunakan uang Rp9 juta untuk menabung dan Rp1 juta untuk kebutuhan biaya hidup.
Dana biaya hidup tersebut digunakan untuk membayar internet bulanan, jajan, membeli bensin, hiburan, hobi, membeli makan dan yang lainnya.
Menabung memang menjadi kegiatan yang baik, namun jika berlebihan, tentu akan menimbulkan dampak yang negatif. Berikut beberapa dampak dari menabung berlebihan, antara lain:
Ketika menabung berlebihan, pengelolaan uang menjadi kurang baik, karena tidak dapat menakar berapa jumlah yang harus dikeluarkan setiap bulan serta jenis pengeluaran yang harus dilakukan.
Membeli barang baru secara berlebihan atau hanya bersifat keinginan semata memang tidak baik, namun jika kamu sampai enggan membeli barang yang baru karena barang-barangmu sudah rusak, tentu produktivitas akan terganggu.
Contohnya, kamu enggan membeli laptop baru, karena enggan mengambil uang tabungan. Alhasil, pekerjaanmu menjadi terhambat karena hal ini.
Terkadang, oversaving ini disebabkan karena rasa takut akan kekurangan uang. Bila hal ini terus menerus di pupuk, kamu akan terus takut dan hanya berfokus pada penghasilan atau uang.
Baca Juga: Menabung di Bank Rugi atau Untung? Simak Fakta Berikut
Mengatasi kebiasaan menabung berlebihan memang tidak mudah, lebih-lebih jika kebiasaan ini sudah kamu lakukan dari dulu, seperti sudah dari kuliah, atau semenjak di bangku sekolah.
Biasanya, ketika ingin menghindari kebiasaan menabung berlebihan, kita akan dihantui rasa takut kekurangan uang, atau bayangan-bayangan jika tidak memiliki uang. Agar hal ini tidak terus menerus terjadi, berikut hal yang dapat kamu lakukan, antara lain:
Salah satu hal yang membentuk kebiasaan menabung berlebihan adalah ketakutan tidak bisa mencukupi kebutuhan di masa tua. Oleh sebab itu kamu dapat menghitung dengan pasti berapa jumlah dana pensiun yang kamu butuhkan di masa depan.
Bila sekarang kamu sudah memenuhinya, ketakutan yang kamu miliki pasti akan berkurang. Selain dana pensiun, kamu juga dapat mengumpulkan dana pendidikan anak. Namun dengan porsi yang sesuai gaji.
Bila menabung berlebihan yang kamu lakukan disebabkan karena ketakutan. Kamu dapat melakukan konsultasi dengan psikolog untuk melihat sejauh mana kondisimu. Nantinya, psikolog akan memberikan saran agar dapat mengatasi kecemasan dan ketakutan ini.
Menabung berlebihan juga dapat diatasi ketika kamu sudah memilih produk investasi yang tepat.
Kamu bisa memilih produk investasi yang bisa memberikan imbal hasil menguntungkan, sehingga target keuanganmu tercapai, dan ketakutanmu atas finansial menjadi berkurang.
Bila bingung memilih produk investasi yang tepat agar tidak oversaving, P2P lending Amartha dapat dijadikan sebagai pilihan. Di sini, kamu bahkan dapat memperoleh imbal hasil yang mencapai 15% flat per tahun. Jadi, kamu tidak perlu takut memikirkan masalah finansial lagi!
Tags
02 Mar 2026