Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Paylater kini menjadi gaya hidup bagi banyak orang. Fitur utang masa kini tersebut bagai pedang bermata dua, menguntungkan dan juga merugikan. Bagaimana bisa?
Fitur Paylater kini makin populer dan mulai banyak digunakan oleh perusahaan aplikasi, misalnya saja GoPay Paylater, Ovo Paylater, Traveloka Paylater, dan lain-lainnya. Konsep utama dari fitur Paylater adalah “beli sekarang bayar nanti”.
Berdasarkan definisinya, Paylater adalah skema metode pembayaran mirip kartu kredit di mana perusahaan aplikasi akan menalangi transaksi pengguna kepada toko. Selanjutnya di akhir bulan pengguna harus membayar tagihan tersebut ke perusahaan aplikasi.
Alasan utama fitur Paylater digemari karena bisa digunakan untuk membayar berbagai transaksi seperti pembelian makanan, transportasi sehari-hari, travelling, hingga produk konsumsi. Dengan demikian, secara tidak langsung fitur Paylater bisa disebut sebagai alternatif pembayaran yang prosesnya cepat dan mudah.
Apakah Utang Mempengaruhi Kesehatan Mental?
Lalu, apa saja keuntungan dan kerugian dari fitur Paylater ini? Yuk pahami sebelum menggunakan dengan ulasan berikut!
Ditampilkan dengan kemasan yang menarik, fitur Paylater disiapkan untuk mendapatkan dana yang lebih cepat, syarat yang mudah, serta pendaftaran dan pengaktifan yang cepat. Calon pengguna cukup mengunduh aplikasi di ponsel mereka, mendaftarkan diri, dan dana siap digunakan.
Apabila kamu berada dalam keadaan yang mendesak, seperti membeli token listrik, membeli obat, hingga tiket bepergian untuk perjalanan bisnis atau urusan keluarga, fitur Paylater sangat membantu. Tinggal klik fitur Paylater dan tanpa menunggu lama semua kebutuhan kamu bisa langsung terpenuhi.
Promo, siapa yang tidak tergiur mendengar kata tersebut? Kini apabila kamu berhutang menggunakan fitur Paylater, kamu bisa mendapatkan promo yang lebih menarik daripada bayar tunai lho.
Karena kepopuleran dan pesatnya perkembangan fitur Paylater, ada banyak perusahaan aplikasi yang berlomba-lomba memberikan promo khusus jika pengguna memilih metode pembayaran menggunakan Paylater. Menguntungkan, bukan?
Sebelum mengklik tombol bayar pada fitur Paylater, pastikan kamu sudah membaca ketentuan masa tenor cicilan yang akan dibayarkan.
Beberapa perusahaan aplikasi biasanya memberikan pilihan tenor cicilan yang bervariasi, mulai dari satu bulan hingga dua belas bulan. Artinya, fitur Paylater bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar yang kamu miliki.
Di setiap keuntungan pastinya ada juga kerugian. Beberapa kemudahan yang ditawarkan oleh fitur Paylater bisa saja menjadi kerugian dari fitur itu sendiri lho. Berikut risiko dari fitur Paylater yang perlu kamu pahami:
Konsep beli sekarang bayar nanti dari Paylater bisa memicu pengguna menjadi orang yang boros atau impulsive buying. Salah satu faktor penyebabnya adalah pengguna bisa jadi tidak berpikir panjang dalam membeli suatu barang atau jasa.
Karena menganggap fitur Paylater bisa dibayar di akhir bulan, pengguna bisa membeli apapun keinginannya dan tidak menyadari kalau tagihan yang harus dibayar sangat besar dan malah menambah hutang.
Butuh ini-itu bayarnya pakai Paylater, kalau masih kurang unduh aplikasi lainnya, daftar lagi, pakai lagi dan seterusnya. Dengan terus bergantung dan kecanduan menggunakan fitur Paylater bisa membuat alur keuangan menjadi berantakan.
Misalnya pendapatan yang sudah disisihkan untuk kebutuhan lain malah digunakan untuk membayar cicilan Paylater. Hal tersebut dapat menimbulkan risiko tidak mampu bayar yang tinggi.
Sempat disinggung kalau Paylater adalah alternatif pembayaran dari kartu kredit. Meskipun demikian, tetap ada dampak utama yang akan kamu dapatkan seperti skor kredit di perbankan.
Kalau kamu telat atau tidak bisa membayar tepat waktu berpengaruh pada catatan reputasi kredit atau skor kredit bank akan menurun. Akibatnya, bila ingin mengajukan pinjaman untuk hal yang lebih penting seperti kredit rumah atau modal usaha bisa terancam ditolak lho.
Meskipun setiap perusahaan aplikasi Paylater telah menggunakan sistem keamanan yang paling canggih, kriminal siber mampu menemukan cara untuk meretas database akun pengguna untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab, pembobolan dana hingga penipuan.
Untuk itu setiap pengguna harus hati-hati dalam menjaga keamanan data di fitur Paylater yang dimiliki.
Pinjaman Paylater juga memberlakukan bunga cicilan yang harus dibayar. Pun bila terlambat membayar, ada denda yang perlu dibayarkan. Besaran bunga dan denda yang dibayarkan pengguna akan berbeda-beda tergantung dari perusahaan aplikasi yang menyediakan.
Jadi, pastikan terlebih dahulu ketentuan bunga, denda, dan biaya lainnya yang ditetapkan oleh perusahaan aplikasi Paylater. Pahami dan gunakan sesuai kemampuan.
Itulah beberapa keuntungan dan kerugian bila menggunakan fitur Paylater. Perlu diingat bahwa Paylater berfungsi sebagai alternatif pembayaran dalam keadaan mendesak sehingga kita perlu bijak dalam menggunakannya agar tidak membebani di kemudian hari.
Cerdaslah dalam menggunakan uang yang sudah susah payah kamu dapatkan. Lebih baik kamu mengalokasikannya untuk melakukan investasi atau ditabung sebagai dana darurat atau dana pensiun.
Tags