25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Literasi finansial adalah kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman, keterampilan pengambilan keputusan finansial untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, baik individu maupun sosial, serta dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.
Selanjutnya, untuk dapat menentukan sejauh mana pemahaman literasi finansial dapat diukur dengan 5 komponen berikut:
Baca Juga: 6 Cara Menghemat Uang dengan Anggaran Yang Terbatas

Banyak yang beranggapan bahwa para generasi milenial memiliki tingkat literasi finansial yang cukup baik. Padahal, faktanya justru berkata lain.
Berdasarkan riset dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun lalu menunjukkan, kalangan milenial usia 18-25 tahun hanya memiliki tingkat literasi sebesar 32,1 persen, sedangkan usia 25-35 tahun memiliki tingkat literasi sebesar 33,5 persen.
Data lain menunjukkan mengenai literasi keuangan di kalangan milenial masih terbilang rendah. Jumlah milenial yang kini sebesar 24% dari total penduduk Indonesia atau setara dengan 64 juta, namun masih rentan secara finansial.
Hal itu ditunjukkan dengan minimnya persiapan dan kemampuan pengelolaan keuangan. Di antaranya, hanya 10,7% dari pendapatan yang ditabung oleh milenial. Lalu hanya 35,1% milenial memiliki rumah sendiri. Sedangkan, 51,1% pendapatan milenial habis untuk kebutuhan bulanan.
Kini peningkatan kesadaran terhadap keuangan pribadi menjadi fokus di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris Raya, Jepang, Kanada, dan Australia.
Pemahaman terhadap literasi finansial memungkinkan seseorang mengetahui cara menjalankan sistem finansial. Dengan demikian, mereka bisa membuat keputusan finansial dan mengelola keuangan secara lebih baik dibandingkan dengan yang tidak memahaminya.
Manfaat lainnya dapat dilihat dari segi bonus demografi milenial yang memiliki potensi besar terhadap kebutuhan produk perbankan. Hal ini menjadi target utama untuk mengembangkan ekonomi nasional.
Sementara bagi diri sendiri dapat terhindar dari kasus penipuan investasi yang kerap kali merusak tatanan keuangan pribadi sehingga tujuan keuangan masa depan terganggu.
Itulah serba-serbi kenapa literasi finansial itu penting untuk dipelajari. Semoga informasi ini bermanfaat buatmu ya!
Tags
25 Feb 2026