25 Feb 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...
07 Jul 2023 • 3 min read

Mimpi setiap investor adalah mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan risiko yang rendah. Sayangnya tidak semua investor mengetahui strategi jitu dalam berinvestasi di suatu instrumen investasi, kecuali Peter Lynch.
Peter Lynch adalah seorang investor yang dikabarkan mendapatkan cuan atau untung hingga 500% dalam investasi saham. Lynch merupakan seorang fund manager yang mengelola produk reksadana bernama Magellan Fund pada tahun 1977 - 1990. Di waktu tersebut, ia menerima return bersih mencapai 29% per tahun yang kemudian membuat dirinya masuk ke dalam jajaran klub elit bersama Jim Simons, George Soros, dan Steven Cohen.
Manajer Investasi: Apa, Siapa, dan Jenisnya
Lantas, apa saja strategi Lynch hingga bisa mendapatkan cuan 500% dari investasi saham? Berikut strateginya:
Menurut Lynch, setiap investor perlu membekali dirinya dengan pengetahuan yang luas untuk mengambil keputusan yang tepat. Investor juga harus terbuka pada peluang lain. Maksudnya adalah mencari saham yang berpotensi menguntungkan tetapi tidak masuk dalam “radar” investor lain. Dengan pengetahuan dan analisa yang menyeluruh, saham tersebut bisa sangat menguntungkan.
Misalnya saja saat Peter Lynch mendapatkan cuan sampai 500% melalui Magellan Fund hanya dalam waktu satu tahun dari kepemilikannya atas saham Lukens Steel yang merupakan produsen baja tertua yang ada di Pennsylvania, Amerika Serikat. Fakta dibalik cuan tersebut adalah, Lynch harus menunggu selama 15 tahun.
Kutipan itu sangat sesuai dengan waktu jatuhnya pasar saham global pada bulan Februari - Maret tahun lalu di mana aksi jual besar-besaran membuah harga saham terkoreksi signifikan. Namun, pada saat harga menyentuh titik terendah, banyak investor kehilangan kereta saat pasar saham mulai pulih. Artinya, investor harus memiliki sikap optimis. Setiap kali ada gejolak dalam ekonomi bukan berarti tidak akan ada pemulihan. Ini menandai adanya periode siklus.
Gejolak pasar modal beberapa bulan terakhir tentu saja membuat beberapa investor cemas dan berpikir untuk mencari alternatif investasi atau beralih ke saham lain yang lebih sustain.
Lynch mengatakan,”Investor harus bercermin setiap hari dan berkata: Apa yang akan saya lakukan jika pasar turun 10%? Apa yang harus saya lakukan jika pasar turun 20%? Apakah akan menjualnya? Atau memilih keluar? Jika itu jawabannya maka investor harus mempertimbangkan untuk mengurangi kepemilikan sahamnya hari ini.”
Tags
25 Feb 2026