02 Mar 2026
Loading...
Asia Grassroots Forum
Forum tahunan untuk kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan UMKM di Asia.
Amartha 10X Run
Ajang lari tahunan dengan berbagai kategori jarak yang diselenggarakan di Jakarta.
Amartha Level Up
Acara pengembangan diri dan karier dengan sesi interaktif dan peluang networking profesional.
Loading...

Tabungan pendidikan anak wajib kamu miliki jika ingin masa depan yang cerah. Berdasarkan data dari Kompas, pada Agustus 2024 lalu, sektor pendidikan menjadi penyumbang utama bagi inflasi di Indonesia sebesar 0,65 persen. Inilah salah satu alasan mengapa kamu harus menyiapkan tabungan untuk pendidikan anak.
Bila tidak memiliki tabungan yang cukup, kamu bisa terjebak dalam beban finansial. Pendidikan anak pun berisiko terhambat karena keterbatasan biaya. Tidak ingin mengalaminya? Mari simak strategi yang tepat dalam mempersiapkan tabungan bagi pendidikan anak berikut ini:
Pendidikan adalah fondasi yang diperlukan anak sebagai generasi penerus bangsa. Masa depan sebuah bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikan para pelajar dan mahasiswanya. Itulah mengapa, memiliki tabungan yang mendukung kelancaran pendidikan anak sangat krusial.
Lebih jelasnya, berikut tiga alasan mengapa tabungan pendidikan anak penting kamu miliki:
Mengamankan tabungan pendidikan anak akan memudahkan mereka untuk mengakses pendidikan kualitas terbaik tanpa merasa terbebani dengan dengan krisis keuangan keluarganya.
Memiliki tabungan artinya dana sudah tersedia, sehingga anak bisa memilih sekolah atau institusi pendidikan yang paling baik di daerahnya. Lalu, anak tinggal fokus belajar tanpa harus mengkhawatirkan biaya serta bahan studinya.
Seperti telah disebutkan di awal, pendidikan menjadi sektor yang biayanya kian naik setiap tahun. Kamu tidak bisa memprediksi berapa persisnya biaya yang dibutuhkan dari anak playgroup, TK, sampai anak bisa masuk ke perguruan tinggi.
Namun, berbeda jika kamu memiliki tabungan pendidikan anak. Kamu tidak perlu khawatir kekurangan dana pendidikan karena telah menyediakannya sedari dini. Terlepas dari inflasi di sektor pendidikan yang membuat biaya pendidikan naik, kamu bisa lebih tenang karena sudah menyiapkan lebih dari cukup untuk dana pendidikannya.
Bagi orang tua, masa depan menjadi waktu ketika berbagai bentuk tanggung jawab mulai berdatangan kembali. Sebut saja membeli rumah, lalu menyiapkan dana pensiun, hingga memastikan dana darurat mencukupi.
Macam-macam kebutuhan tersebut membutuhkan keuangan yang stabil untuk memenuhinya. Bayangkan jika kamu belum memiliki tabungan pendidikan anak yang memadai. Beban finansial masa depan akan semakin bertambah.
Itulah mengapa, kamu sebaiknya menyiapkan dana untuk pendidikan anak sedini mungkin. Ini akan mengurangi beban finansial di masa depan dan bisa fokus mengelola keuangan untuk kebutuhan lainnya. Celengan dari Amartha cocok jadi pilihan investasi berdampak yang bantu kamu menyiapkan dana pendidikan bagi anak lebih mudah.
Tabungan pendidikan anak merupakan kebutuhan penting yang harus dipenuhi dengan biaya besar. Belum lagi peningkatan biayanya akibat inflasi dari tahun ke tahun. Ini menjadi peringatan agar kamu sadar dan lebih sigap untuk menyiapkan tabungan pendidikan untuk anak dari jauh-jauh hari.
Untungnya, tersedia berbagai strategi menabung di masa kini yang cocok kamu terapkan ketika menyiapkan tabungan untuk pendidikan anak. Enam strategi tersebut yaitu:
Strategi pertama untuk tabungan pendidikan anak adalah menabung di bank konvensional. Kamu yang menjalani gaya hidup konvensional cocok menggunakan strategi ini saat menyiapkan dana pendidikan anak.
Jenis tabungan konvensional memang bisa kamu gunakan kapan saja, khususnya saat ada kebutuhan yang mendesak. Namun, bunga untuk tabungan jenis ini tergolong rendah sehingga tidak dapat mengimbangi kecepatan laju inflasi.
Kamu bisa cek cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis bila ingin meringankan beban biaya pendidikan yang semakin naik akibat inflasi.
Tidak seperti tabungan konvensional dengan bunga kecil, deposito memberikan bunga lebih besar untuk para nasabah. Bahkan, ada bunga deposito yang mencapai hingga 6 persen per tahun.
Bedanya, deposito bukan tabungan pendidikan anak yang dapat kamu ambil kapan saja ketika sudah waktunya digunakan. Sebab, deposito menerapkan jangka waktu dalam tabungannya sehingga tidak bisa kamu cairkan sembarangan.
Itulah mengapa, kamu harus memperkirakan dengan cermat mengenai jangka waktu menabung di deposito. Ini demi menghindari penalti karena mencairkan tidak sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan.
Kamu bisa menyesuaikan jangka waktu deposito dengan jarak anak masuk sekolah atau masuk kuliah. Jadi, ketika membutuhkan biaya sekolah atau kuliah bisa mencairkan depositonya.
Selanjutnya, kamu bisa menabung di bank yang menyediakan produk berupa tabungan pendidikan anak. Bank tersebut sudah terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Bank yang terjamin LPS artinya tabungan kamu akan tetap aman dan dapat dicairkan walaupun bank tersebut mengalami kebangkrutan. Untuk sistem tabungannya sendiri biasanya berbentuk tabungan berjangka yang mengharuskan kamu menyetor secara rutin setiap bulannya hingga jangka waktu 2 tahun.
Kamu pun bisa mengumpulkan dan menyimpan tabungan untuk pendidikan anak menggunakan produk asuransi pendidikan. Produk ini umumnya gabungan tabungan pendidikan dengan asuransi jiwa yang berjangka.
Perusahaan asuransi mengeluarkan dana pendidikan ketika anak memasuki jenjang pendidikan. Baik itu sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi.
Jika orang tua berakhir meninggal dunia, maka perusahaan asuransi yang menjamin tabungan pendidikan anak berdasarkan kesepakatan yang tercantum di polis asuransi.
Investasi emas pun tak kalah menarik digunakan sebagai opsi menabung untuk biaya pendidikan anak. Jenis investasi satu ini sistemnya tidak rumit, sehingga ideal bagi kamu yang lebih memilih kepraktisan.
Sebagian besar masyarakat memang sudah mengandalkan emas untuk investasi. Bukan tanpa alasan, tetapi karena harga emas setiap tahun cenderung naik. Kamu juga bebas memilih bentuk investasi emasnya. Bisa dalam bentuk perhiasan emas atau logam mulia, menyesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi finansial.
Strategi mempersiapkan tabungan pendidikan anak juga bisa kamu lakukan melalui reksadana. Apa itu investasi reksadana? Garis besarnya, terdapat manajer investasi yang mengelola setoran dana kamu di pasar modal.
Bila dibandingkan dengan saham, keuntungannya memang lebih kecil. Namun, itu setara dengan tingkat risiko reksadana yang masih minim. Selain itu, kamu juga bisa mengimbangi kecepatan laju inflasi bila berinvestasi di reksadana. Ini akan menambah biaya pendidikan anak yang kamu simpan di reksadana ketika sudah saatnya digunakan.
Selain berbagai strategi yang telah disebutkan di atas, kamu juga bisa menggunakan Celengan dari Amartha! Celengan adalah produk investasi di AmarthaFin yang bantu kamu capai tujuan keuangan lebih mudah.
Kamu bisa mulai investasi dari Rp10.000 dan berlaku kelipatan. Kamu juga bisa memperoleh pendapatan tambahan di Celengan berlaku dengan mengonversi saldo menjadi pendanaan untuk UMKM pilihan. Kamu bisa mendapatkan bagi hasil yang menguntungkan. Ini adalah sumber penghasilan pasif mingguan yang menarik untuk kamu coba.
1. Daftar dan buat akun di aplikasi AmarthaFin;
2. Pastikan kamu sudah upgrade ke akun AmarthaFin Premium
3. Pilih jenis Celengan yang kamu inginkan (Celengan Pintar atau Celengan Mapan) dan klik 'Mulai Investasi'
3. Top up dana untuk mulai investasi lalu klik lanjutkan
4. Pilih metode pembayaran
5. Masukan PIN AmarthaFin
6. Selamat! dana investasi sudah masuk dan kamu bisa melihat total aset dan total keuntungannya.
Tags
05 Mar 2026